Balikpapan, PRANALA.CO – Menjelang musim haji 1446 Hijriah, Embarkasi Balikpapan, Kaltim telah menyelesaikan seluruh tahapan persiapan yang mencakup pengecekan sarana dan prasarana serta pelantikan petugas haji.
Tahun ini, lebih dari 5.700 jemaah dari empat provinsi, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara, akan diberangkatkan dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan, Abdul Khaliq, memastikan bahwa seluruh sarana asrama haji, fasilitas kesehatan, dan kesiapan petugas sudah siap untuk menyambut kedatangan jemaah.
“Tim kesehatan sudah melakukan inspeksi, hasilnya semua dalam kondisi baik, dan Asrama Haji siap digunakan,” ujar Khaliq.
Sebanyak 5.708 jemaah akan dibagi menjadi 16 kelompok terbang (kloter) dengan masing-masing kloter terdiri dari 360 jemaah. Keberangkatan kloter pertama dijadwalkan pada 6 Mei 2025, sehari setelah jemaah mulai memasuki Asrama Haji pada 5 Mei 2025.
Salah satu perhatian utama dalam persiapan tahun ini adalah kebutuhan akan pendampingan ekstra untuk jemaah lanjut usia (Lansia). Khaliq menjelaskan, sekitar 30 persen dari total jemaah tahun ini adalah Lansia, yang seringkali memerlukan perhatian lebih selama proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji.
"Sebagai respons atas evaluasi tahun lalu, kami telah menyiapkan petugas khusus yang akan memberikan pendampingan bagi jemaah Lansia. Mereka akan mendapat perhatian ekstra untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan mereka," tambah Khaliq.
Embarkasi Balikpapan juga memastikan bahwa proses keberangkatan tahun ini akan berjalan dengan lancar, berkat persiapan matang dan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya juga mengutamakan kenyamanan dan keamanan seluruh jemaah, terutama bagi mereka yang berusia lanjut. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















