SEEKOR buaya berukuran sekira dua meter ditemukan di sebuah parit kawasan permukiman Jalan Kol 18, Kelurahan Gunung Elai, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Jumat (28/8/2026) pagi. Warga yang mengetahui keberadaan satwa liar itu kemudian melapor kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Bontang.
Laporan tersebut disampaikan warga bernama Mijan setelah melihat buaya berada di dalam parit yang berada di sekitar lingkungan permukiman. Keberadaan buaya membuat warga waspada karena lokasinya berada dekat dengan aktivitas masyarakat.
Menindaklanjuti laporan warga, Rescue Regu 3 Mako Damkartan Bontang langsung menuju lokasi. Tim berangkat pukul 08.20 Wita dan tiba sekitar pukul 08.30 Wita.
Petugas lebih dulu mengecek kondisi lokasi dan memetakan posisi buaya. Langkah tersebut dilakukan sebelum proses evakuasi untuk memastikan keselamatan warga maupun personel yang terlibat.
Setelah situasi dinilai memungkinkan, personel Rescue Regu 3 Mako Damkartan melakukan evakuasi dengan penuh kehati-hatian.
Buaya yang diperkirakan memiliki panjang sekitar dua meter itu akhirnya berhasil dikeluarkan dari parit. Petugas kemudian mengamankan satwa tersebut untuk mencegahnya kembali muncul dan berpotensi membahayakan warga.
Evakuasi Berlangsung 40 Menit
Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 09.10 Wita. Seluruh rangkaian evakuasi berjalan aman dan tidak menimbulkan korban.
Personel yang terlibat dalam proses tersebut yakni Nur Aripin, Jaenal, Mudawarman, Muhammad Saidina Ali, Frendy, serta Anwar dari Tim Medis Damkartan.
Keberhasilan evakuasi menjadi langkah penting mengingat lokasi penemuan buaya berada di sekitar permukiman. Warga juga diminta tidak mencoba menangani satwa liar secara mandiri.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang, Amiluddin, mengapresiasi respons cepat personel setelah menerima laporan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan buaya atau satwa liar lainnya. Segera laporkan kepada petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman dan terukur,” ujar Amiluddin.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul penemuan buaya di lingkungan yang berdekatan dengan permukiman warga. (*)















