TIM voli putri Kelurahan Tanjung Laut kembali membuktikan ketangguhannya dalam Turnamen Voli Putri Antar Kelurahan se-Kota Bontang. Berlaga di partai puncak, Jumat (14/8/2026), skuad Tanjung Laut sukses membantai tim Kelurahan Api-Api tiga set langsung.
Kemenangan telak ini menegaskan status Tanjung Laut sebagai penguasa turnamen sekaligus mengamankan gelar juara bertahan untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
Berlangsung di lapangan Kantor Lurah Loktuan, Tanjung Laut langsung mengambil kendali permainan sejak awal laga. Serangan bergelombang yang digalang lini depan tak mampu diredam barisan pertahanan Api-Api.
Tanjung Laut menutup set pertama dengan keunggulan meyakinkan 25-13. Memasuki set kedua, Api-Api mencoba bangkit, namun Tanjung Laut tetap konsisten dan mengunci skor 25-17. Pada set penentu, perlawanan sengit ditunjukkan Api-Api sebelum akhirnya Tanjung Laut mengakhiri laga dengan skor 25-22.
Pesta kemenangan Tanjung Laut kian sempurna setelah sang kapten, Purnama Sari, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP). Purnama dinilai tampil paling konsisten dan menjadi motor serangan tim sepanjang turnamen berlangsung.
Sementara itu, Api-Api harus puas menempati posisi runner-up. Di tempat lain, Kelurahan Berbas Pantai berhasil merebut peringkat ketiga setelah menundukkan Kelurahan Kanaan.
Penutupan ajang ini dihadiri langsung Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Dalam sambutannya, Agus mengapresiasi kontribusi PT Pupuk Kalimantan Timur yang konsisten mendukung kegiatan kemasyarakatan dan olahraga di Kota Bontang.
"Kita beri aplaus kepada PT Pupuk Kalimantan Timur yang tiada henti-hentinya memberikan kontribusi kepada pemerintah dan warga masyarakat Kota Bontang," ujar Agus Haris.
Agus berharap turnamen tingkat kelurahan ini menjadi pijakan awal dalam melahirkan atlet-atlet potensial yang sanggup bersaing di level yang lebih tinggi.

"Kita harapkan nanti para pemain bisa melangkah dan bertanding di tingkat provinsi hingga nasional," tambahnya.
Bagi tim yang belum berhasil menembus partai puncak, Agus meminta agar tidak berkecil hati. Menurutnya, esensi utama kompetisi ini terletak pada semangat kebersamaan dan sportivitas warga.
Pembangunan di tingkat kelurahan hingga Kota Bontang dinilainya membutuhkan soliditas seluruh elemen masyarakat. Ajang olahraga seperti ini menjadi wadah efektif dalam merekatkan silaturahmi antarwarga.
Selain pembinaan olahraga, keberadaan turnamen ini terbukti membawa dampak ekonomi positif. Kehadiran para penonton mendorong perputaran uang melalui UMKM dan pedagang kecil di sekitar arena.
"Semoga ajang ini membawa keberkahan dan semakin menggerakkan perekonomian masyarakat karena selama pertandingan berlangsung ekonomi lokal ikut berputar," harap Wawali Agus. (*)















