AKADEMI Sepak Bola (ASB) Pelangi Mandau sukses menyapu bersih gelar juara pada ajang PKT Junior Cup U-10 dan U-12 Tahun 2026 usai tampil dominan dalam laga final di Kota Bontang.
Klub binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) ini mengukuhkan dominasinya dengan mengawinkan dua trofi utama serta merebut gelar individu bergengsi di dua kelompok umur sekaligus.
Turnamen tahunan ini diikuti 32 tim unggulan, terdiri atas 16 tim U-10 dan 16 tim U-12 dari berbagai akademi dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Bontang serta Kabupaten Kutai Timur.
ASB Pelangi Mandau tampil konsisten sepanjang turnamen. Selain memborong gelar juara kelompok umur U-10 dan U-12, tim ini membawa pulang penghargaan Top Scorer dan Best Player untuk kategori U-10, serta Best Player di kategori U-12.
Direktur Teknik ASB Pelangi Mandau, Eko Pramono, mengapresiasi kerja keras seluruh atlet dan pelatih. Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten sejak dini.
"Kompetisi adalah bagian penting dalam pembinaan. Kami berharap turnamen ini dapat menjadi batu loncatan bagi lahirnya pemain muda berbakat yang nantinya mampu bersaing di level lebih tinggi," kata Eko, Selasa (4/8/2026).
PKT Junior Cup U-10 dan U-12 merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan Pupuk Kaltim melalui ASB Pelangi Mandau sebagai akademi binaan perusahaan.
Turnamen ini digelar sebagai wadah pengembangan olahraga usia dini yang kompetitif, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi muda.
Selain mengasah keterampilan teknis di lapangan, ajang ini bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, sportivitas, fair play, tanggung jawab, rasa hormat, dan kerja sama tim.
Eko menambahkan, ajang ini berfungsi membantu menemukan serta menginventarisasi bibit-bibit unggul sepak bola yang mampu membawa nama Kota Bontang di tingkat regional maupun nasional.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ASB Pelangi Mandau yang merengkuh juara di dua kelompok usia sekaligus.
Anggono menegaskan bahwa bagi Pupuk Kaltim, ukuran keberhasilan sejati tidak hanya dihitung dari trofi yang diraih, tetapi dari semakin banyaknya generasi muda yang mendapat kesempatan berkembang melalui olahraga.
"Pembinaan olahraga usia dini menjadi salah satu investasi sosial yang penting. Olahraga tidak hanya melahirkan atlet, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin, sportif, dan bertanggung jawab," tutur Anggono.
Pupuk Kaltim berkomitmen terus memperkuat dukungan terhadap berbagai program pembinaan masyarakat, termasuk pengembangan olahraga usia dini dalam menciptakan manfaat berkelanjutan.
"Pupuk Kaltim hadir bukan hanya sebagai industri, tapi juga mitra pembangunan masyarakat. Melalui pembinaan olahraga, kami berharap semakin banyak generasi muda yang mampu mengembangkan potensi, meraih prestasi, dan menjadi kebanggaan Kota Bontang," jelas Anggono. (*)














