• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Warga Lebih Takut Tak Punya Baju Lebaran Baru daripada Kena Corona

Suriadi Said by Suriadi Said
21 Mei 2020 | 05:29
Reading Time: 3 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Saatnya ada yang bikin lagu dengan lirik seperti ini: “Baju baru alhamdulillah, tuk dipakai di hari raya. Tak perlu pun ku harus punya, meski dapat hampers corona.”

JELANG Lebaran akhir pekan ini, berbagai pasar dan pusat perbelanjaan di pelbagai daerah, termasuk Kota Bontang, Kalimantan Timur terpantau ramai-ramai saja oleh calon pembeli yang ingin merayakan Lebaran selayaknya Lebaran: menggunakan berbagai hal yang serba baru. Corona nol, kapitalisme satu.

Beberapa hari yang lalu, muncul video di kawasan Pasar Anyar, Kota Bogor, yang merekam keramaian pasar. Terlihat antrean motor yang menimbulkan kemacetan di sepanjang jalan pasar. Dijamin bikin merinding. Masyarakat tampak mantap mengambil pendekatan gabungan antara kekebalan imunitas dan kepercayaan hidup-mati di tangan Tuhan.

PILIHAN REDAKSI

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan', Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi Meski Dikumpulkan Kesbangpol, Gelombang Aksi 21 April Menguat, Siap Kepung Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan’, Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi

13 April 2026 | 16:01
Kodim 0908/Bontang Gelar Salat Idulfitri, Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat

Kodim 0908/Bontang Gelar Salat Idulfitri, Perkuat Kebersamaan TNI dan Masyarakat

22 Maret 2026 | 12:08
PicsArt 05 21 05.25.10
Kerumunan warga terjadi di sekitar Pasar Anyar, Kota Bogor. Mayoritas, mereka berbelanja untuk kebutuhan Lebaran.

Wartawan Detik yang meliput momen tersebut bertanya kepada aparat setempat, namun mereka hanya bisa pasrah dan geleng-geleng kepala. “Tadi saya tanya, sama corona mereka takut? Mereka takut loh sama corona. Saya tanya [seorang] ibu [apakah] takut sama corona. ‘Takut sih, Pak,’ katanya, ‘Tapi kan gimana lagi, anak saya kan belum beli baju Lebaran’,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah.

Dari percakapan dua insan ini, terlihat prioritas seorang ibu yang rela mengabaikan protokol kesehatan demi kebahagiaan sang buah hati. Corona nol, implementasi jargon “sayang anak, sayang anak” satu.

Pindah ke Ciamis, Jawa Barat. kejadian sejenis juga terjadi di Pasar Manis. Di tengah PSBB, hampir semua bagian pasar dipenuhi pengunjung pada Senin (18/5) kemarin. Tidak ada jaga jarak antarpengunjung serta banyak pedagang tidak menggunakan masker.

“Kalau menjelang Lebaran pasti ramai. Kalau sekarang sih tidak begitu ramai dibanding tahun lalu. Mungkin karena ada wabah. Tapi dibanding beberapa hari sebelumya sekarang ramai. Yang datang itu beli baju Lebaran, kebanyakan buat anak,” kata Cicih, salah seorang pedagang, kepada Detik.

Melihat ini, Ketua Tim Penanganan Kasus (PIK) Covid-19 Ciamis Eni Rochaeni bisanya cuma prihatin, persis Ketua Satpol PP di Bogor. “Kondisi ini tentu kami sedih. Memang ini pekerjaan rumah kami. Mungkin banyak warga yang sudah tahu bahaya wabah Covid-19, ada juga yang belum tahu banget. Kami harus lebih gencar melakukan sosialisasi preventif dan promotifnya Supaya warga paham dan sama-sama melakukan pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Beralih ke daerah lain, keramaian enggak cuma terjadi di pasar tradisional. Tindakan ignoran para masyarakat nekat juga melanda pusat perbelanjaan di Jember dan Ciledug. Kemarin (18/5) dan hari ini (19/5), viral di internet video kepadatan mal Jember Roxy Square (Jawa Timur) dan Mal CBD Ciledug (Banten) karena warga sekitar memutuskan mau berdamai sekaligus berbelanja bersama corona.

https://twitter.com/mbelgedez/status/1262367169716711425?s=20

Bergeser ke Kota Bontang. Menjelang lebaran pusat perbelanjaan terbesar di kota ini, Ramayana mulai dipadati pengunjung. Kendati tak sebanyak seperti tahun sebelumnya, namun peningkatan dinilai cukup signifikan di tengah pandemi Virus Corona atau covid-19 yang melanda hampir 2 bulan belakangan ini.

“Sampai saat ini belum terlalu padat pengunjung. Tahun kemarin 3,000 sampai 4,000 customer,” ujar Store Manager Ramayana Bontang, Irfan menukil Tribun.

Dikatakan Irfan, mereka setiap hari melakukan penyemprotan disinfektan ke area yang ramai disinggahi pengunjung. Troli dan eskalator jadi perhatian utama pihaknya, lantaran paling sering digunakan calon pembeli di Ramayan.

“Kita lakukan penyemprotan setiap tutup toko. Troli dan eskalator yang sering disentuh customer kita bersihkan,” bebernya.

Belakangan diketahui sudah sepekan belakangan ini Ramayana buka dari 10.00 Wita hingga 21.30 Wita. Operasional pusat perbelanjaan terbesar di Bontang ini sedikit lebih lama dari sebelumnya, yang hanya boleh buka hingga 20.00 Wita pada awal pandemi merebak.

Melihat fenomena seperti begini, psikolog Rosdiana Setyaningrum angkat bicara. Dia mengatakan ada pola pendidikan yang salah dalam masyarakat sehingga kelompok tertentu enggak memikirkan akibat perbuatan mereka dalam jangka panjang.

“Jadi orang itu terbiasa mikir yang pendek karena sebelum-sebelumnya kita belum pernah dihadapkan pada konsekuensi yang langsung dan besar. Kalau kita melihat secara psikologi perkembangan kognitif orang, memang enggak semua orang itu bisa berpikir sebab-akibat yang jangka panjang kalau cara pendidikannya salah,” kata Rosdiana kepada Detik.

Berhubung baju baru enggak bakal guna kalau enggak dipamerkan, kita harus siap-siap sama pemandangan susulan. Pertama, orang-orang yang ngotot salat Id dan silaturahmi Lebaran ke rumah-rumah. Kedua, munculnya klaster corona bernama “klaster baju baru”. Kalau semua tenaga kesehatan mogok kerja, mungkin baru orang-orang ini pada insyaf. (*)

Tags: CoronaHeadlineKalimantan TimurLebaranSalat Idulfitri
Previous Post

Resmi! MUI Tak Larang Salat Idulfitri Berjemaah di Masjid dan Lapangan

Next Post

Orica Australia & PT KNI Berbagi ‘Kebahagian’ kepada Yatim dan Disabilitas

BACA JUGA

Samarinda Klaim Jadi Pelopor Sistem Anti “Orang Dalam” di Mutasi ASN

Samarinda Klaim Jadi Pelopor Sistem Anti “Orang Dalam” di Mutasi ASN

20 Mei 2026 | 00:08
Kelurahan Makroman jadi Cermin Tantangan Wilayah Perbatasan di Samarinda

Kelurahan Makroman jadi Cermin Tantangan Wilayah Perbatasan di Samarinda

19 Mei 2026 | 23:57
Hampir 2 Juta Rokok Ilegal Beredar di Kaltim, Bea Cukai Samarinda Bongkar Jalur Masuknya

Hampir 2 Juta Rokok Ilegal Beredar di Kaltim, Bea Cukai Samarinda Bongkar Jalur Masuknya

19 Mei 2026 | 23:44
Sabu Hampir 100 Gram Beredar di Pesisir Bontang, Remaja 19 Tahun Ikut Terciduk

Sabu Hampir 100 Gram Beredar di Pesisir Bontang, Remaja 19 Tahun Ikut Terciduk

19 Mei 2026 | 23:27
Balik Nama Kendaraan Diabaikan, Samsat Bontang Ingatkan Risiko Pajak Membengkak

Balik Nama Kendaraan Diabaikan, Samsat Bontang Ingatkan Risiko Pajak Membengkak

19 Mei 2026 | 23:10
Serangan Buaya Makin Sering di Kutim, Tiga Lokasi Penangkaran Mulai Dikaji Buaya 4 Meter yang Diduga Terkam Bocah di Kenyamukan Kutim Akhirnya Ditangkap

Serangan Buaya Makin Sering di Kutim, Tiga Lokasi Penangkaran Mulai Dikaji

19 Mei 2026 | 22:50
Next Post

Orica Australia & PT KNI Berbagi 'Kebahagian' kepada Yatim dan Disabilitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak Kutim Resmi Tanpa Honorer, 400 TK2D Diangkat jadi PPPK

Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak

16 Mei 2026 | 20:01
Warga Bontang Bisa Foto ASN Keluyuran saat Jam Kerja, TPP Terancam Ditahan Duh! ASN Bontang Nongkrong di Kafe saat Jam Kerja

Warga Bontang Bisa Foto ASN Keluyuran saat Jam Kerja, TPP Terancam Ditahan

19 Mei 2026 | 11:38
Gerbong Mutasi di Kutim; Empat Kepala Dinas dan Dua Dokter Ahli Utama Dilantik

Gerbong Mutasi di Kutim; Empat Kepala Dinas dan Dua Dokter Ahli Utama Dilantik

18 Mei 2026 | 12:07
Menu MBG Belum Datang hingga Siang, Siswa SDN 33 Kalamasue Pangkep Terpaksa Pulang

Menu MBG Belum Datang hingga Siang, Siswa SDN 33 Kalamasue Pangkep Terpaksa Pulang

19 Mei 2026 | 00:23

Terbaru

Jelang Iduladha, Harga Bawang Merah di Samarinda Mulai Bikin Waswas

Jelang Iduladha, Harga Bawang Merah di Samarinda Mulai Bikin Waswas

20 Mei 2026 | 00:19
Samarinda Klaim Jadi Pelopor Sistem Anti “Orang Dalam” di Mutasi ASN

Samarinda Klaim Jadi Pelopor Sistem Anti “Orang Dalam” di Mutasi ASN

20 Mei 2026 | 00:08
Kelurahan Makroman jadi Cermin Tantangan Wilayah Perbatasan di Samarinda

Kelurahan Makroman jadi Cermin Tantangan Wilayah Perbatasan di Samarinda

19 Mei 2026 | 23:57
Hampir 2 Juta Rokok Ilegal Beredar di Kaltim, Bea Cukai Samarinda Bongkar Jalur Masuknya

Hampir 2 Juta Rokok Ilegal Beredar di Kaltim, Bea Cukai Samarinda Bongkar Jalur Masuknya

19 Mei 2026 | 23:44
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 328000631

article 328000632

article 328000633

article 328000634

article 328000635

article 328000636

article 328000637

article 328000638

article 328000639

article 328000640

article 328000641

article 328000642

article 328000643

article 328000644

article 328000645

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

article 888000061

article 888000062

article 888000063

article 888000064

article 888000065

article 888000066

article 888000067

article 888000068

article 888000069

article 888000070

article 888000071

article 888000072

article 888000073

article 888000074

article 888000075

article 888000076

article 888000077

article 888000078

article 888000079

article 888000080

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 868100051

article 868100052

article 868100053

article 868100054

article 868100055

article 868100056

article 868100057

article 868100058

article 868100059

article 868100060

article 868100061

article 868100062

article 868100063

article 868100064

article 868100065

article 868100066

article 868100067

article 868100068

article 868100069

article 868100070

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

cuaca 898100041

cuaca 898100042

cuaca 898100043

cuaca 898100044

cuaca 898100045

cuaca 898100046

cuaca 898100047

cuaca 898100048

cuaca 898100049

cuaca 898100050

cuaca 898100051

cuaca 898100052

cuaca 898100053

cuaca 898100054

cuaca 898100055

cuaca 898100056

cuaca 898100057

cuaca 898100058

cuaca 898100059

cuaca 898100060

cuaca 898100061

cuaca 898100062

cuaca 898100063

cuaca 898100064

cuaca 898100065

cuaca 898100066

cuaca 898100067

cuaca 898100068

cuaca 898100069

cuaca 898100070

cuaca 898100071

cuaca 898100072

cuaca 898100073

cuaca 898100074

cuaca 898100075

cuaca 898100076

cuaca 898100077

cuaca 898100078

cuaca 898100079

cuaca 898100080

cuaca 898100081

cuaca 898100082

cuaca 898100083

cuaca 898100084

cuaca 898100085

cuaca 898100086

cuaca 898100087

cuaca 898100088

cuaca 898100089

cuaca 898100090

cuaca 898100091

cuaca 898100092

cuaca 898100093

cuaca 898100094

cuaca 898100095

cuaca 898100096

cuaca 898100097

cuaca 898100098

cuaca 898100099

cuaca 898100100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 710000051

article 710000052

article 710000053

article 710000054

article 710000055

article 710000056

article 710000057

article 710000058

article 710000059

article 710000060

article 710000061

article 710000062

article 710000063

article 710000064

article 710000065

article 710000066

article 710000067

article 710000068

article 710000069

article 710000070

article 710000071

article 710000072

article 710000073

article 710000074

article 710000075

article 710000076

article 710000077

article 710000078

article 710000079

article 710000080

article 999990011

article 999990012

article 999990013

article 999990014

article 999990015

article 999990016

article 999990017

article 999990018

article 999990019

article 999990020

article 999990021

article 999990022

article 999990023

article 999990024

article 999990025

article 999990026

article 999990027

article 999990028

article 999990029

article 999990030

article 999990031

article 999990032

article 999990033

article 999990034

article 999990035

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

cuaca 638000001

cuaca 638000002

cuaca 638000003

cuaca 638000004

cuaca 638000005

cuaca 638000006

cuaca 638000007

cuaca 638000008

cuaca 638000009

cuaca 638000010

cuaca 638000011

cuaca 638000012

cuaca 638000013

cuaca 638000014

cuaca 638000015

cuaca 638000016

cuaca 638000017

cuaca 638000018

cuaca 638000019

cuaca 638000020

news-1701