Pranala.co, PANGKEP — Kondisi Jalan Poros Tabo-Tabo kembali menuai keluhan. Ruas jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat itu kini tampak semakin kotor dan berdebu.
Debu tebal diduga berasal dari aktivitas perusahaan yang beroperasi di sekitar jalan tersebut. Minimnya penyiraman membuat debu mudah beterbangan, terutama saat kendaraan berat melintas pada jam-jam aktivitas padat.
Sejumlah warga mengaku resah. Selain terganggu debu setiap hari, mereka juga merasa tidak banyak mendapatkan manfaat dari perusahaan yang beroperasi di wilayah itu.
“Kami hanya dapat debunya saja. Peluang kerja juga sangat minim,” keluh seorang warga.
Merespons keluhan itu, Sekretaris Komisi II DPRD Pangkep, Syamsinar, menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Ia mengapresiasi laporan masyarakat dan memastikan hal tersebut segera ditindaklanjuti.
“Terima kasih atas perhatian dan laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang berdebu akibat aktivitas perusahaan. Kami memahami ketidaknyamanan dan potensi bahaya yang ditimbulkan,” ujar Syamsinar.
Ia meminta pemerintah daerah mengambil langkah cepat. Komunikasi dengan perusahaan dan dinas terkait perlu dilakukan untuk menghadirkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kami ingin memastikan perusahaan mematuhi peraturan dan standar lingkungan yang berlaku,” tegasnya.
Syamsinar juga mendorong warga tetap aktif menginformasikan kondisi lapangan. Laporan masyarakat, katanya, penting sebagai dasar DPRD mendorong tindakan konkret dari pihak terkait.
“Kami berharap masyarakat terus memantau dan melaporkan kondisi jalan ini. Pemerintah harus terus berkoordinasi dengan perusahaan dan dinas terkait agar masalah ini dapat diselesaikan secara efektif dan efisien,” tambahnya.
Ia kembali mengapresiasi warga yang peduli pada keselamatan dan lingkungan di kawasan Tabo-Tabo.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu tindakan nyata. Mereka berharap jalan kembali aman, layak, dan tidak mengganggu aktivitas harian masyarakat. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















