BONTANG, Pranala.co – Ratusan warga Bontang akhirnya bisa bernapas lega. Di tengah meningkatnya biaya perjalanan menjelang Lebaran, program mudik gratis kembali hadir memberi solusi. Sebanyak 372 pemudik resmi diberangkatkan dalam program Mudik Nyaman Bersama Pupuk Indonesia bertema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, Rabu (18/3/2026).
Pelepasan dipusatkan di halaman parkir GOR PKT, Bontang Barat, dan dilakukan langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Suasana pelepasan berlangsung penuh haru. Para peserta terlihat antusias, sebagian bahkan memanfaatkan momen tersebut untuk berpamitan dengan keluarga sebelum memulai perjalanan pulang kampung.
Sebanyak 10 unit bus disiapkan untuk mengangkut para pemudik. Dari jumlah tersebut, lima bus diberangkatkan langsung dari Bontang dengan tujuan Samarinda, Balikpapan, dan Banjarmasin. Sementara lima bus lainnya berangkat dari titik jemput di Samarinda dan Balikpapan dengan tujuan akhir Banjarmasin.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, Dandim 0908 Letkol Ardiansyah, serta perwakilan dari Polda Kalimantan Timur dan perangkat daerah terkait. Hadir pula jajaran manajemen PT Pupuk Kalimantan Timur yang menjadi pelaksana kegiatan di daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Neni menyampaikan apresiasi atas konsistensi program mudik gratis yang digagas oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama anak perusahaannya.
“Pemerintah Kota Bontang sangat mendukung program ini karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meringankan beban biaya perjalanan. Momen Lebaran adalah waktu penting untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” ujarnya.
Secara nasional, program ini juga digelar serentak oleh sejumlah anak perusahaan Pupuk Indonesia Group, antara lain PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Pupuk Kujang Cikampek, dan PT Pupuk Iskandar Muda.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, secara serentak memberangkatkan total 1.559 pemudik dari berbagai daerah di Indonesia.
Selama perjalanan, para peserta mendapatkan berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari atribut perjalanan seperti kaus dan topi, bekal konsumsi, hingga layanan kesehatan gratis untuk memastikan kondisi pemudik tetap prima.
Program ini tidak hanya membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















