BALIKPAPAN, Pranala.co — Operasi pencarian seorang pemancing bernama Nopi (32) yang dilaporkan jatuh ke laut di perairan Balikpapan Timur resmi dihentikan pada Sabtu (14/3/2026) sore. Pria ini dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat cuaca buruk pada Selasa malam, 10 Maret 2026, sekira pukul 21.30 WITA.
Penutupan operasi dilakukan setelah tim SAR gabungan tidak berhasil menemukan korban hingga batas waktu yang ditentukan.
Kegiatan penutupan berlangsung sekira pukul 16.30 WITA di Dermaga Haji Umar, Tanjung Kelor, RT 26, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, dan dihadiri kepolisian, Basarnas, BPBD, serta perwakilan keluarga korban.
Kapolsek Balikpapan Timur, AKP M. Chusen, menyatakan bahwa tim SAR gabungan telah melakukan berbagai upaya maksimal untuk menemukan korban. Tim yang terlibat terdiri dari Basarnas, BPBD, Polri, relawan, serta nelayan setempat yang turut melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area sekitarnya.
Namun, hingga akhir operasi pencarian, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan. “Meskipun berbagai upaya telah dilakukan secara maksimal, hingga batas waktu operasi pencarian berakhir korban belum berhasil ditemukan,” ujar Chusen, Selasa (17/3/2026).
Chusen menjelaskan, sebelum memutuskan menghentikan pencarian, petugas terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan keluarga korban untuk mencapai kesepakatan.
“Berdasarkan hasil koordinasi dan kesepakatan bersama antara Basarnas dan keluarga korban, operasi pencarian resmi dihentikan,” tambahnya.
Lanjutnya, meskipun pencarian telah dihentikan, kata Chusen, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Sementara itu, keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan, relawan, dan nelayan yang telah bekerja tanpa lelah untuk pencarian.
“Kegiatan penutupan operasi secara resmi ditutup pukul 17.00 WITA, dan sepanjang proses, situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















