KEBERANGKATAN ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), diwarnai kabar batalnya satu jemaah pada menit-menit akhir pemberangkatan. Faktor kesehatan membuat calon jemaah tersebut tidak bisa ikut rombongan menuju Embarkasi Balikpapan, Senin (18/5/2026).
Rombongan yang semula berjumlah 157 orang akhirnya berangkat dengan total 156 jemaah. Mereka dilepas dari halaman Masjid Agung Nurul Falah, Tanah Grogot, dalam kelompok terbang (kloter) ketiga asal Paser.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur, Mohlis, mengatakan pembatalan dilakukan setelah kondisi kesehatan jemaah dinilai tidak memungkinkan untuk menjalani perjalanan panjang dan rangkaian ibadah di Arab Saudi.
“Awalnya terdapat 157 jemaah yang dijadwalkan berangkat, cuman satu orang berhalangan karena kondisi kesehatan sehingga total yang diberangkatkan hari ini sebanyak 156 jemaah,” kata Mohlis.
Peristiwa gagal berangkat karena kondisi medis menjadi salah satu tantangan yang kerap muncul setiap musim haji. Selain perjalanan yang panjang, jemaah juga harus menghadapi cuaca panas ekstrem dan aktivitas fisik yang padat selama di Tanah Suci.
Karena itu, seluruh jemaah yang tiba di Embarkasi Balikpapan masih harus menjalani pemeriksaan kesehatan tahap akhir sebelum diterbangkan ke Arab Saudi. Pemeriksaan tersebut menjadi penentu akhir apakah jemaah benar-benar layak terbang.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik jemaah tetap prima menghadapi perjalanan panjang dan rangkaian ibadah haji,” ujar Mohlis.
Selain soal kesehatan, petugas juga menyoroti pentingnya solidaritas antarsesama jemaah, terutama terhadap jemaah lanjut usia (lansia). Dalam kloter haji, pendampingan sesama jemaah kerap menjadi faktor penting agar seluruh proses ibadah berjalan lancar.
Pemberangkatan tahun ini menjadi penutup rangkaian keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Paser. Sebelumnya, kloter pertama berisi 354 jemaah telah diberangkatkan pada 29 April 2026. Sementara kloter kedua sebanyak 33 jemaah berangkat pada 15 Mei 2026 bersama rombongan asal Bontang.
Tahun ini, total jemaah haji asal Kabupaten Paser mencapai 543 orang yang dibagi dalam tiga kelompok terbang. Kloter terakhir diberangkatkan bersama rombongan jemaah asal Samarinda. [DIAS]
















