• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Suara

Rektor Karakter

Oleh: Dahlan Iskan

Suriadi Said by Suriadi Said
22 Agustus 2022 | 12:05
Reading Time: 4 mins read
0
Telinga Kanan Tahija Wolbachia Catatan Dahlan Iskan

Catatan Dahlan Iskan

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SEMUA rektor sudah hati-hati. Mestinya. Tahun lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah keliling universitas. KPK membeberkan banyaknya pengaduan masyarakat di seputar penerimaan mahasiswa baru.

“Para rektor sudah sepakat untuk menaruh perhatian serius,” ujar seorang wakil rektor di sebuah universitas besar di Jatim.

PILIHAN REDAKSI

Jagung Bakar

Jagung Bakar

6 Maret 2024 | 07:09
Cholid Wolbachia

Cholid Wolbachia

20 November 2023 | 12:31

Pulang dari pertemuan dengan KPK itu para rektor mengadakan pertemuan di universitas masing-masing. Intinya: harus hati-hati. KPK akan mengawasi ketat di penerimaan mahasiswa baru tahun berikutnya: 2022.

Apakah Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Dr Karomani tidak hadir di pertemuan dengan KPK tahun lalu?

Atau lagi ngantuk?

Atau tidak merasa ada yang dilanggar?

Kita belum bisa tahu persisnya. Belum ada keterangan rinci.

Beritanya masih singkat: Rektor Unila ditangkap KPK di Bandung. Bersama 6 orang pimpinan Unila.

Mereka memang sedang di Bandung. Yakni untuk ikut satu acara khusus: lokakarya peningkatan karakter dan integritas. Materi lokakarya menyangkut IKU (Indikator Kinerja Utama).

Prof Karomani memang asyik di pembentukan karakter bangsa. Termasuk membangun karakter manusia Pancasila.

“Beliau itu juga ketua forum rektor untuk pembangunan karakter bangsa,” ujar seorang guru besar di Banten. “Saya termasuk salah satu pengurusnya,” tambahnya.

Maka ironis kalau di forum character building seperti itu mereka ditangkap KPK.

Anda sudah tahu: perguruan tinggi negeri itu dibagi dalam tiga kelompok.

Kasta yang paling atas disebut Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum. Yakni yang sekelas UI, ITB, UGM, Unpad, Unair ITS dan Unhas. Tahun lalu Universitas Brawijaya, Malang, naik kelas. Total ada 14 atau 15 PTNBH di seluruh Indonesia.

Kelompok dua, disebut Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU). Universitas Lampung masuk kelompok kedua ini.

Kelompok tiga, paling bawah: Satker.

Untuk kelompok yang paling lemah itu, Satker, pembiayaannya hanya dari satu sumber: APBN. Uang kuliah dari mahasiswa pun masuk kas negara.

Universitas Lampung masuk kasta BLU sejak lama: 2009. Artinya: sudah boleh mengelola kampus secara lebih fleksibel.

Ketika masih berstatus PTN Satker kegiatannya berbasis fungsi. Setelah naik ke BLU,  kegiatannya berbasis kinerja.

Sebagai BLU Universitas Lampung boleh menerima mahasiswa baru lewat tiga jalur: jalur undangan untuk lulusan SMA yang berprestasi (40 persen), jalur testing masuk dengan nilai terbaik (30 persen), dan jalur mandiri 30 persen.

Kuota itu terasa ideal. Yang sangat pintar tidak bisa dikalahkan oleh uang. Yang cukup pintar masih bisa punya peluang. Dan yang kaya bisa ikut jalur mandiri. Yakni dengan cara menyumbang. Uang itu bisa untuk biaya menjaga mutu universitas.

Setiap rektor universitas kelompok BLU bisa menetapkan tarif penerimaan mahasiswa baru lewat jalur mandiri. Inilah jalur yang waktu pendaftarannya terakhir. Khusus disediakan bagi yang tidak dapat undangan dan tidak lulus ujian masuk. Syaratnya: harus bayar.

Rektor Unila sudah menerbitkan surat keputusan. Tarif jalur mandiri tahun ini antara Rp 15 juta sampai 25 juta.

Kepada yang mendaftar lewat jalur mandiri disodori formulir: sanggup menyumbang berapa. Orang tua mahasiswa harus ikut tanda tangan di formulir itu.

Saya sempat melihat salah satu formulir isian jalur mandiri Universitas Lampung. Namanya calon mahasiswa itu Budi Utomo –bukan nama sebenarnya. Ia menyanggupi membayar 20 juta. Jurusan yang ia pilih: bimbingan dan konseling. Kelihatannya ia ambil angka tengah-tengah antara 15 dan 25 juta.

Tarif itu tidak sama untuk setiap fakultas. Tapi tarif di Unila tergolong murah dibanding BLU yang lain.

Maka kemungkinan besar Rektor Unila melanggar ketentuan tarif yang sudah ia tetapkan sendiri. Berarti tarif yang ditetapkan Unila masih terlalu rendah dibanding harga pasar.

Tentu untuk fakultas kedokteran tarif itu tinggi sekali: Rp 250 juta. Itu batas bawahnya. Tentu masih banyak yang sanggup membayar lebih dari itu.

Prof Karomani dikenal tegas, berani, dan banyak inisiatif. Ia orang Pandeglang, Banten. Setelah tamat SMP ia masuk sekolah pendidikan guru (SPG) di Pandeglang. Lalu kuliah di IKIP Bandung. Jurusan bahasa dan sastra Indonesia. Lalu kuliah di Universitas Padjadjaran untuk S-2 dan S-3. Bidangnya komunikasi.

Sebelum menjabat rektor di tahun 2019, Karomani menjadi wakil rektor bidang kemahasiswaan.  Di Unila ia meraih gelar profesor.

Sebagai putra Pandeglang, Prof Karomani dikenal sering mengkritik  bupati Pandeglang saat ini. Kritiknya keras sekali.

Umur Karomani sudah 61 tahun. Berarti ia tidak bisa maju lagi menjadi rektor untuk jabatan kali kedua. Ia sudah berjuang sampai ke Mahkamah Agung: agar batas usia rektor dinaikkan dari 60 tahun ke 70 tahun. Perjuangan itu belum berhasil.

Orang tua saat ini begitu takut anaknya tidak pandai. Karena itu sekolah mahal pun dikejar. Ketakutan orang-orang tua itu jadi makanan empuk para pendidik yang tidak punya karakter. (Dahlan Iskan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Via: Redaksi
Tags: CatatanCatatan Dahlan Iskan
Previous Post

Schotel Tahu Kaya Protein, Cocok untuk Bekal Anak Sekolah

Next Post

INFOGRAFIS: Tarif Baru Ojek Online

BACA JUGA

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

29 Juni 2026 | 09:11
OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

17 Juni 2026 | 11:22
Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

16 Juni 2026 | 15:21
Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

14 Juni 2026 | 00:39
Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

9 Juni 2026 | 17:01
Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Next Post
Infografis Tarif Baru Ojek Online

INFOGRAFIS: Tarif Baru Ojek Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41
Sekolah Favorit di Kutim Overkapasitas, Disdikbud Garansi Anak Tetap Sekolah Kutai Timur Siapkan Sekolah Rujukan Google di Sangatta

Sekolah Favorit di Kutim Overload, Disdikbud Garansi Anak Tetap Sekolah

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

PNS Samarinda Tak Bisa Asal Plesiran, Anggaran Dinas Dipangkas Rp13 Miliar

PNS Samarinda Tak Bisa Asal Plesiran, Anggaran Dinas Dipangkas Rp13 Miliar

1 Juli 2026 | 18:30
Berdiri di Atas Laut, 35 Vila dan Homestay di Bontang Kuala Terganjal Izin Provinsi

Berdiri di Atas Laut, 35 Vila dan Homestay di Bontang Kuala Terganjal Izin Provinsi

1 Juli 2026 | 17:52
Mengintip Kemeriahan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Bontang, Penonton Riuh

Mengintip Kemeriahan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Bontang

1 Juli 2026 | 17:28
Penumpang Sering Tak Terangkut, Rute Tol Laut Bontang-Sulawesi Mulai Dilirik

Penumpang Sering Tak Terangkut, Rute Tol Laut Bontang-Sulawesi Mulai Dilirik

1 Juli 2026 | 17:18
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved