• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Suara

Cholid Wolbachia

Oleh: Dahlan Iskan

Suriadi Said by Suriadi Said
20 November 2023 | 12:31
Reading Time: 3 mins read
0
Cholid Wolbachia

Moh Cholid Hanafi (kiri) dan Sigit Supriono di Magetan.-Dokumentasi Pribadi-

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DI BANDARA Balikpapan saya disapa seorang laki-laki ganteng berkopiah. Ia menyalami saya dengan merunduk. Sikapnya sangat sopan. Rendah hati. Tawaduk. Tutur katanya halus, apalagi diucapkan dalam bahasa Jawa kromo inggil.

Laki-laki itu duduk di sebelah saya. Ngobrol. Sama-sama di ruang tunggu gate 8. Lalu, dengan lirih, ia berkata: minta nasihat. Juga minta saran apa yang harus ia lakukan.

Untung saya tidak mau memberi nasihat. Juga tidak mau memberi saran. Saya justru bertanya siapa ia dan latar belakangnya.

PILIHAN REDAKSI

Kebun Agrinas Gelap Terang

Gelap Terang

12 Juni 2025 | 11:48
Koperasi Kredit Bank Catatan Dahlan Iskan

Koperasi Kredit Bank

10 Juni 2025 | 17:04

Namanya: Moh Cholid Hanafi.

Jabatan: Lurah Gunung Telihan. Di kota Bontang.

Tak lama kemudian beberapa orang ikut nimbrung. Ternyata mereka bagian dari rombongan Pak Lurah. Mereka anak-anak muda aktivis di Kelurahan Telihan. Kegiatan mereka: menyelesaikan sampah penduduk di kelurahan itu. Caranya: menyediakan kotak-kotak sampah terpilah di setiap RT.

Penduduk membawa sampah ke kotak itu. Lalu memasuk-masukkan sampah ke kotak sesuai dengan kategori sampahnya. Ada 12 kotak di setiap RT. Berarti ada 12 jenis sampah.

Dari titik itu sampah dikumpulkan ke satu tempat di kelurahan. Sampah yang ada harganya dijual. Yang mengandung aluminium didaur ulang. Dibuat aluminium cair. Lalu dicetak menjadi baling-baling kapal kecil. Di Bontang banyak nelayan.

Yang tidak bisa diolah barulah dibakar. Jumlahnya masih besar: 50 persen. Mereka lagi cari cara bagaimana bisa membakar sampah dengan efisien. Karena itu mereka ke bandara. Akan ke Magetan.

”Magetan?” tanya saya.

”Inggih pak. Ke Desa Taji, Karas, Magetan,” kata Pak Lurah Cholid.

Begitu jauh mereka belajar membakar sampah. Dari Bontang naik bus 6 jam ke Balikpapan. Lalu naik pesawat ke Surabaya. Naik bus lagi ke Magetan.

Pesawat mereka rusak. Keberangkatan tertunda. Saya beruntung di atas penderitaan mereka. Dari mereka saya tahu: di Magetan ada teknologi pembakaran sampah yang hebat. Sampai jadi pusat studi dari jauh.

Berarti Pak Lurah dari Bontang ini juga hebat –tanpa nasihat. Sampai kirim tim sampah belajar ke Magetan. Orang yang sudah hebat jangan diberi nasihat. Yang penting: jangan diganggu. Jangan banyak dipersoalkan.

Ternyata Pak Cholid adalah sarjana kesehatan masyarakat. Lulusan Unair pula. Maka perhatiannya pada kebersihan sangat tinggi. Bahwa bahasa Jawanya mlipis, ternyata ia lahir di dekat prapatan Sleko, Madiun.

Pak Lurah Cholid kini juga sibuk menyiapkan rakyatnya untuk program lainnya: penerapan teknologi Wolbachia di Telihan.

”Gara-gara ada video viral yang mengkhawatirkan program itu, saya repot lagi. Harus kembali menjelas-jelaskan ke masyarakat,” ujarnya.

”Apakah gara-gara video itu ada penduduk yang mundur dari program?” tanya saya.

”Tidak ada. Hanya kami dapat tambahan pekerjaan yang tidak perlu,” kata Cholid.

Masyarakat di Telihan, katanya, lebih takut bahaya demam berdarah. Bontang termasuk yang kasus demam berdarahnya tinggi. Maka Bontang terpilih untuk menerapkan pemberantasan demam berdarah lewat penyebaran nyamuk Wolbachia (lihat Disway: Tahija Wolbachia)

Telihan bukan desa pertama yang akan menjalankan program itu. Seluruh kelurahan di kecamatan Bontang Utara sudah memulainya dua bulan lalu. Berarti sudah enam minggu. Kurang enam minggu lagi.

”Bulan depan mulai di kelurahan kami. Ember-ember sudah datang. Tinggal membagikan,” kata Cholid.

Sarjana kesehatan masyarakat kelihatannya cocok menjabat lurah. Kita lihat dua tahun lagi seberapa maju Telihan.

Kemarin saya hubungi lagi Pak Lurah Cholid.

”Jam berapa tadi malam sampai Magetan?”.

”Jam 12 malam,” jawabnya. Berarti 16 jam perjalanan mereka: untuk belajar membakar sampah.

Saya pun menghubungi Pak Sigit Supriono di Taji, Karas, Magetan. Saya ingin tahu seberapa hebat teknologi pembakaran sampah buatannya. Sampai begitu terkenalnya.

Hampir satu jam saya ngobrol dengan Pak Sigit. Saking menariknya.

Maka, tebakan saya: soal itulah topik tulisan Disway besok pagi. (DAHLAN ISKAN)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

Source: Disway
Via: Redaksi
Tags: Catatan Dahlan IskanDahlan Iskan
Previous Post

BPBD Kaltim: Musim Kemarau Tahun Ini Lebih Terkendali

Next Post

Bertemu Ketua RT se-Bontang, Kaharudin Jafar Ingatkan Pentingnya Jaga Persatuan

BACA JUGA

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

29 Juni 2026 | 09:11
OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

17 Juni 2026 | 11:22
Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

16 Juni 2026 | 15:21
Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

14 Juni 2026 | 00:39
Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

9 Juni 2026 | 17:01
Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Next Post
Bertemu Ketua RT se-Bontang, Kaharudin Jafar Ingatkan Pentingnya Jaga Persatuan

Bertemu Ketua RT se-Bontang, Kaharudin Jafar Ingatkan Pentingnya Jaga Persatuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41
Sekolah Favorit di Kutim Overkapasitas, Disdikbud Garansi Anak Tetap Sekolah Kutai Timur Siapkan Sekolah Rujukan Google di Sangatta

Sekolah Favorit di Kutim Overload, Disdikbud Garansi Anak Tetap Sekolah

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

Mengintip Kemeriahan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Bontang, Penonton Riuh

Mengintip Kemeriahan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Bontang

1 Juli 2026 | 17:28
Penumpang Sering Tak Terangkut, Rute Tol Laut Bontang-Sulawesi Mulai Dilirik

Penumpang Sering Tak Terangkut, Rute Tol Laut Bontang-Sulawesi Mulai Dilirik

1 Juli 2026 | 17:18
Daftar Lengkap 15 Pejabat Pemkot Bontang yang Dilantik Hari Ini

Daftar Lengkap 15 Pejabat Pemkot Bontang yang Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 16:51
80 Tahun Mengabdi, Gubernur Rudy Mas'ud Puji Peran Humanis Polda Kaltim Jaga Stabilitas

80 Tahun Mengabdi, Gubernur Rudy Mas’ud Puji Peran Humanis Polda Kaltim Jaga Stabilitas

1 Juli 2026 | 16:44
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved