PENANTIAN panjang belasan abdi negara di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akhirnya tuntas. Teka-teki pergeseran posisi yang sempat menggantung selama hampir tiga bulan kini terjawab sudah.
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Administrator, Pengawas, Fungsional, hingga pengukuhan Kepala Sekolah serta Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) resmi digelar khidmat di Ruang Rapat Manggala Wira Sena, Rabu (1/7/2026).
Momentum yang diinisiasi BKPSDM Kota Bontang ini dipimpin langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bontang, Akhmad Suharto. Ia hadir mewakili Wali Kota Bontang yang sedang menghadiri agenda APEKSI 2026 di Medan.
Dalam arahannya, Akhmad Suharto blak-blakan mengenai alasan mengapa agenda sakral ini sempat tertunda sejak April 2026 lalu. Menurutnya, hal ini justru menjadi bukti nyata bahwa Pemkot Bontang sangat patuh pada koridor hukum yang berlaku.
“Kami harus menunggu terbitnya rekomendasi resmi dari Kementerian Dalam Negeri untuk posisi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Selain itu, kami juga menunggu rekomendasi dari Gubernur Kalimantan Timur untuk jabatan Inspektur Pembantu,” urai Akhmad Suharto.
Prosesi berjalan lancar dengan penandatanganan Pakta Integritas. Dokumen ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan janji setia para aparatur untuk bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat Bontang.
Ada pesan yang disampaikan Pj Sekda dalam pelantikan kali ini. Ia menyoroti kondisi fiskal daerah saat ini yang menuntut efisiensi ketat di segala lini.
Suharto meminta para pejabat baru tidak asal membuat program demi kelihatan mentereng, namun justru menguras kas daerah tanpa dampak nyata.
“Kondisi fiskal kita menuntut efisiensi anggaran tanpa boleh mengorbankan kualitas layanan publik. Kami butuh inovasi cerdas yang mengubah pola pikir birokrasi menjadi cepat dan adaptif, bukan sekadar inovasi yang menghabiskan biaya besar,” tegasnya.
Ia menambahkan, jabatan baru ini adalah penghargaan atas dedikasi dan rekam jejak. Namun di balik itu, ada amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja konkret di lapangan.
Daftar Lengkap 15 Pejabat Pemkot Bontang yang Dilantik
Secara keseluruhan, ada 15 pejabat yang menerima amanah baru. Mereka terdiri dari 7 Pejabat Administrator, 2 Pejabat Pengawas, 3 Pejabat Fungsional, 2 Kepala TK Negeri, dan 1 Kepala SKB.
Berikut adalah daftar nama pejabat yang resmi menempati posisi baru:
- Agus Salim Umar – Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil.
- Muhtar – Inspektur Pembantu I Inspektorat Daerah.
- Sarkani – Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
- Nurbaena – Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.
- Partiwi – Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja.
- Pujianto – Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
- Johan Nindya Putranto – Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo.
- Abdul Rasyid – Kepala Seksi Penanggulangan dan Pengawasan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
- Adri Kusuma Atmaja – Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Berbas Tengah.
- Ade Sisca Suardi – Mediator Hubungan Industrial Ahli Pertama pada Dinas Ketenagakerjaan.
- Destin Pricilia Gokmauli – Perencana Ahli Pertama pada Bapperida.
- Riyadi Sugeng Kuncoro – Jabatan Fungsional pada Bagian Keuangan RSUD Taman Husada.
- Nisfatul Alifah – Kepala TK Negeri 1 Bontang.
- Andriyani – Kepala TK Negeri 2 Bontang.
- Hairul Saleh – Kepala SKB Bontang.
Di akhir prosesi, Akhmad Suharto mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera merapatkan barisan. Kolaborasi lintas sektor harus diperkuat demi mewujudkan birokrasi Pemkot Bontang yang tangguh, gesit, dan sepenuhnya melayani warga. [RED/JUN]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















