SUARA peluit baru saja terdengar di Stadion Besai Berinta, Jumat (8/5) pagi. Di atas lapangan, puluhan anak Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) berlari mengejar bola. Namun bagi sebagian dari mereka, pertandingan itu bukan sekadar turnamen biasa.
Turnamen ASKOT PSSI Bontang untuk Kelompok Umur (KU) 10, 12, 13, dan 15 tahun resmi dibuka Pemerintah Kota Bontang. Kompetisi ini menjadi panggung awal pencarian pemain muda yang diproyeksikan memperkuat Tim Soeratin Bontang di tingkat provinsi.
Kelompok usia 13 dan 15 tahun menjadi sorotan utama. Pemain dari dua kategori itu dipantau langsung sebagai bagian dari proses seleksi tim kota.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan SDM Pemkot Bontang, Lukman, yang hadir mewakili wali kota, mengatakan pembinaan usia dini menjadi langkah penting untuk menjaga regenerasi sepak bola daerah.
“Turnamen usia dini memiliki arti sangat penting dalam pembinaan sepak bola. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi wadah meningkatkan keterampilan serta membentuk karakter generasi muda yang sehat dan tangguh,” kata Lukman saat membacakan sambutan wali kota.
Bontang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang aktif menggelar kompetisi kelompok umur. Namun, tantangan terbesar bukan hanya menghadirkan turnamen, melainkan menjaga kesinambungan pembinaan hingga pemain mampu bersaing di level lebih tinggi.
Karena itu, ASKOT PSSI Bontang bersama Dispopar dan KONI mulai memfokuskan pembinaan sejak usia dini. Turnamen kelompok umur dinilai menjadi cara paling efektif menjaring talenta sekaligus membangun mental bertanding pemain muda.
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, turut hadir menyaksikan pembukaan turnamen. Ia menilai antusiasme peserta menunjukkan minat sepak bola usia muda di Bontang masih cukup besar.
Di sela kegiatan, dilakukan pula penyerahan sertifikat pelatih secara simbolis kepada perwakilan coach sepak bola. Prosesi tersebut disaksikan Ketua KONI Bontang, Jamaluddin, bersama jajaran pengurus ASKOT PSSI Bontang. [RE]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















