BUPATI Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyebut konsistensi menjalankan perencanaan pembangunan menjadi salah satu kunci berkembangnya potensi ekonomi daerah. Salah satu hasilnya terlihat dari pesatnya sektor perkebunan kelapa sawit yang kini menjadi salah satu kekuatan ekonomi Kutim.
Ardiansyah mengatakan arah pembangunan Kutai Timur sudah dirancang sejak daerah itu berdiri pada 1999. Sejak awal, pemerintah mengarahkan pembangunan pada sektor agroindustri yang dinilai memiliki potensi besar.
“Sejak Kutai Timur berdiri tahun 1999, pembangunan sudah diarahkan pada sektor agroindustri sebagai prioritas utama,” kata Ardiansyah di Sangatta, Sabtu (8/8/2026).
Arah pembangunan tersebut kemudian diperkuat pada 2001. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama DPRD menetapkan sektor perkebunan sebagai grand design pembangunan daerah.
Kebijakan yang dirancang sejak awal itu, menurut Ardiansyah, kini memperlihatkan hasil. Perkebunan kelapa sawit berkembang pesat dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama Kutim.
Perkembangan tersebut turut menjadikan Kutai Timur sebagai salah satu sentra sawit di Kalimantan Timur.
“Ini membuktikan bahwa arah pembangunan yang dirancang sejak awal mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ardiansyah menilai perjalanan tersebut menjadi gambaran penting mengenai hubungan antara perencanaan jangka panjang dan perkembangan potensi ekonomi daerah.
Menurut Ardiansyah, keberhasilan pengembangan sektor perkebunan tidak terlepas dari konsistensi pemerintah dalam menjalankan arah pembangunan yang telah ditetapkan.
Perencanaan jangka panjang, kata dia, perlu terus dijalankan agar potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal.
Bagi Kutai Timur, sektor perkebunan menjadi salah satu contoh bagaimana kebijakan yang disusun sejak awal dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi daerah.
Namun, Ardiansyah menegaskan pembangunan Kutim tidak hanya bertumpu pada sektor sawit.
Kutim Tak Hanya Andalkan Sawit
Ardiansyah menyebut masih banyak potensi lain yang perlu dikembangkan untuk memperkuat perekonomian Kutai Timur.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur akan terus mendorong pengembangan berbagai sektor potensial agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat berlangsung lebih seimbang.
Pengembangan sektor unggulan lain dinilai penting agar potensi ekonomi Kutim dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ardiansyah berharap pengalaman pembangunan sektor perkebunan dapat menjadi pelajaran dalam mengembangkan potensi daerah lainnya.
“Dengan perencanaan dan konsistensi pembangunan, berbagai potensi daerah diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Bagi Kutai Timur, perjalanan sektor perkebunan sejak awal berdirinya daerah menjadi contoh bahwa arah pembangunan yang dijaga secara konsisten dapat membentuk kekuatan ekonomi dalam jangka panjang. (*)















