PAGI baru saja merekah di Bontang. Lalu lintas belum padat benar. Namun di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Elai, sebuah kecelakaan tunggal terjadi, tanpa tabrakan antar kendaraan, tapi cukup untuk melukai satu orang pengendara.
Peristiwa itu terjadi Selasa, 14 April 2026, sekira pukul 06.10 WITA. Seorang perempuan, pengendara sepeda motor Honda Scoopy hitam dengan nomor polisi KT 2083 QA, melaju dari arah Simpang Tiga BSD menuju Simpang Tiga Jalan Tembus.
Tidak ada hujan. Tidak pula laporan gangguan jalan. Namun, di titik kejadian, konsentrasi pengendara diduga terpecah.
“Pengendara kurang konsentrasi, kemudian menabrak median jalan dan terjatuh,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bontang, Ajun Komisaris Polisi Purwo Asmadi, saat dikonfirmasi.
Benturan itu cukup keras. Motor oleng, tubuh pengendara terhempas. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat. Ini murni kecelakaan tunggal—jenis insiden yang kerap dianggap sepele, tetapi sering berujung luka serius.
Korban mengalami luka dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit PKT Bontang untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, belum ada keterangan lanjutan mengenai kondisi terakhir korban.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa kecelakaan tidak selalu datang dari kecepatan tinggi atau kelalaian orang lain. Dalam banyak kasus, satu detik kehilangan fokus sudah cukup untuk mengubah arah perjalanan.
Polisi mengimbau para pengendara agar menjaga konsentrasi, terutama pada jam-jam awal aktivitas ketika kondisi tubuh belum sepenuhnya prima.
Di jalan raya, kata Purwo, bukan hanya aturan yang harus ditaati—tetapi juga kesadaran diri untuk tetap waspada. Sebab, bahaya kerap datang tanpa tanda. [IR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















