RASA was-was kini menghantui warga RT 11, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Jembatan ulin yang menjadi urat nadi aktivitas mereka sehari-hari mendadak terasa goyang dan tak stabil saat dilintasi.
Bukan karena faktor usia, goyangnya jembatan ini ternyata menyimpan cerita miris. Ratusan balok penyangga yang seharusnya memperkokoh struktur jembatan raib dipreteli oknum tidak bertanggung jawab.
Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro, bergerak cepat. Dugaan pencurian material jembatan ini telah resmi dilaporkan ke Polsek Bontang Selatan.
“Sudah kami laporkan sejak 13 Mei lalu. Kami tidak bisa tinggal diam karena ini menyangkut keselamatan warga,” ujar Elis saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).
Jembatan ulin ini adalah jalur vital. Setiap pagi, anak-anak sekolah dan warga yang berangkat kerja menggantungkan nasib pada kekuatan kayu-kayu tersebut.
Namun, belakangan ini kendaran roda dua yang melintas harus ekstra hati-hati. Getaran jembatan terasa jauh lebih kuat dari biasanya.
Pihak kelurahan bersama Dinas Perkim telah melakukan kroscek lapangan. Hasilnya mengejutkan. Berdasarkan cetak biru konstruksi, jembatan tersebut seharusnya memiliki siku penyangga di seluruh bagian bawahnya.
100 Batang Balok Lenyap Dipreteli
Penelusuran di lapangan menunjukkan indikasi kuat adanya kesengajaan. Tim menemukan bekas-bekas baut yang masih menempel, namun kayu penyangganya sudah tidak ada di tempat.
“Ada bekas bautnya, artinya dulu terpasang. Sekarang hilang,” tegas Elis.
Tak tanggung-tanggung, panjang jembatan yang kehilangan “kekuatan” itu mencapai 36 meter. Diperkirakan ada sekira 100 batang balok ulin atau setara 3 meter kubik yang hilang.
Kerugian material ditaksir mencapai Rp30 juta. Angka itu baru hitungan kayu, belum termasuk biaya baut dan ongkos kerja untuk memperbaikinya kembali.
Jembatan ini sejatinya proyek Pemprov Kaltim 2024 yang kini telah diserahterimakan menjadi aset Pemerintah Kota Bontang. Karena sudah menjadi milik publik, pengrusakan ini dianggap sebagai kerugian negara sekaligus ancaman keselamatan umum.
Saat ini, pihak kepolisian diharapkan mampu mengungkap siapa aktor di balik hilangnya material jembatan tersebut. Warga berharap perbaikan segera dilakukan sebelum muncul korban akibat struktur yang semakin melemah. [FR]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















