BONTANG – Pemkot Bontang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi. Kegiatan yang diadakan di Pendopo Rumah Jabaan Wali Kota Bontang ini menjadi bukti komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas SDM di sektor konstruksi.
Dibuka Wali Kota Bontang, Basri Rase, acara ini menandai kerjas ama erat antara pemerintah kota dengan Dinas PUPR-PERA Kalimantan Timur, yang telah menyediakan dukungan keuangan untuk memperkuat kompetensi para tenaga kerja konstruksi di Bontang.
Menurut Kepala Bidang Bina Konstruksi Dedy Nugraha, pelatihan kali ini bekerja sama dengan Lembaga Pusat Pelatihan Pembinaan Sertifikasi Mandiri (LP3SM) untuk memberikan pelatihan dan uji sertifikasi kepada 50 peserta. Para peserta, terdiri dari 20 orang Pengawas Bangunan Gedung dan 30 orang Pengawas Drainase, akan menjalani pelatihan intensif selama 3 hari di Universitas Trunajaya Bontang.
“Sertifikasi ini sangat penting karena akan meningkatkan standar dan kualitas tenaga kerja konstruksi di Bontang. Kami berharap ke depannya, setiap pekerjaan konstruksi di kota ini akan melibatkan tenaga kerja yang telah tersertifikasi,” ujar Basri Rase dalam sambutannya.
Penting untuk dicatat bahwa sertifikasi ini bukan hanya sebuah formalitas, melainkan langkah konkret untuk memastikan bahwa setiap proyek konstruksi di Bontang memenuhi standar mutu yang tinggi.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif seperti ini agar industri konstruksi kita semakin berkembang dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Bontang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam peningkatan kualitas infrastruktur dan keamanan bangunan.
Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah kota untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada keunggulan teknis dan profesionalisme tenaga kerja. (*)

















Comments 1