Masih Pandemi, SMPN 7 Bontang Gelar Pesantren Ramadan secara Virtual

  • Whatsapp
Suasana pesantren kilat Ramadan virtual ala SMPN 7 Bontang.

BONTANG – Meski sistem belajar secara tatap muka belum berjalan normal, para pelajar kelas 8 SMPN 7 tetap bisa mengikuti Pesantren Kilat pada Ramadan kali ini. Agenda tahunan sekolah ini tetap terlaksana secara virtual.

Para peserta pesantren kilat itu merupakan siswa-siswi kelas 8 SMPN 7 Bontang. Sebanyak 4 kelas secara bertahap mengikuti yang terbagi empat sesi dalam dua hari pelaksanaan, 29 hingga 30 April 2021.

Bacaan Lainnya

Berbagai materi keagamaan yang disajikan secara daring itu diisi dari LDNU Bontang. Diantaranya fiqih, toharoh, salat, puasa, dan zakat.

Untuk pertama kalinya mengikuti pesantren kilat, Nurlina dan Aulia mengaku kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Berharap agar proses belajar mengajar dapat secara normal berjalan kembali.

“Rasanya beda, yang dirindukan adalah belajar bersama guru dan teman-teman, suasana bersekolah juga,” kata mereka.

Sementara Panitia Pesantren Kilat ini, Rakhman Halim menjelaskan masih mengamati kondisi status Covid-19 di Bontang. Sembari menunggu edaran dari lintas instansi terkait. Walaupun status Covid-19 di Bontang disebut sudah membaik.

“Sekolah itu nurut. Tidak mau mengambil kebijakan sendiri, jadi ngikuti aturan sebagai pelaksana,” jelasnya.

SMPN 7 Bontang senantiasa aktif berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan. Sebagai alternatif, pesantren kilat Ramadan kali ini tetap berjalan secara daring. Walaupun memang sebaiknya dilakukan secara tatap muka.

“Dunia pendidikan berharap bisa segera tatap muka, kita menunggu,” harapnya. [ADS]

Pos terkait