PRANALA.CO, Bontang – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI Bontang, M. Febri K.J, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan tetap bersikap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bontang 2024.
Pernyataan ini disampaikan Febri setelah kehadirannya dalam acara Lentera yang digelar beberapa hari lalu, yang menjadi ajang penting bagi pemilih muda Bontang untuk lebih mengenal calon-calon pemimpin mereka.
“”Sekali lagi, KNPI secara organisasi selalu bersikap netral dan tidak mendukung salah satu paslon, namun KNPI tidak membatasi hak pilihan kader-kadernya. Bahkan berharap kader-kadernya menjadi penggerak ide untuk kampanye kreatif di tiap-tiap paslon,” tegas Febri, Sabtu (9/11/2024).
Menurutnya, acara Lentera yang dihadiri banyak pemilih muda ini merupakan euforia yang positif. Acara tersebut memberi kesempatan bagi generasi muda untuk mengamati lebih dekat para calon yang akan memimpin Bontang.
KNPI, lanjut Febri, senantiasa hadir dalam setiap agenda kepemudaan di kota Bontang, baik itu dalam bidang lingkungan, seni budaya, ekonomi kreatif (ekraf), maupun politik.
Febri menyadari betul bahwa pemilih muda yang berjumlah sekitar 84 ribu orang di Bontang memiliki pengaruh besar dalam menentukan masa depan kota ini. Oleh karena itu, tidak heran jika setiap paslon berlomba-lomba untuk mendapatkan dukungan dari KNPI, yang dianggap sebagai simbol pemersatu pemuda Bontang.
“Dengan 84 ribu pemilih muda, suara mereka sangat berpengaruh. Maka tidak heran jika setiap paslon berusaha mencari dukungan dari kita, KNPI yang merupakan organisasi pemuda terbesar di Bontang,” jelas Febri.
Namun, ia menegaskan bahwa pemuda Bontang harus tetap komitmen dalam memilih pemimpin secara merdeka, tanpa terpengaruh oleh politik uang atau intimidasi dari pihak manapun.
“Saya tegaskan, anak muda harus komitmen, merdeka dalam memilih pemimpin. Tidak ada alasan untuk memilih karena tekanan politik uang atau intimidasi. Pemilih muda di Bontang sudah cukup cerdas untuk menilai track record setiap calon walikota kita,” ujar Febri.
Ia juga menambahkan bahwa pemuda Bontang harus memilih calon pemimpin yang bukan hanya menawarkan janji-janji, tetapi yang telah terbukti memiliki kontribusi nyata terhadap kemajuan kepemudaan di kota ini.
“Yang harus kita pilih adalah calon yang sudah menunjukkan kontribusinya dalam membesarkan sektor kepemudaan, bukan yang baru memberikan janji-janji saja,” jelas Febri.
Febri berharap, dengan semangat yang tinggi, seluruh pemilih muda di Bontang akan terus bersatu dan berpartisipasi aktif dalam Pilkada mendatang. Ia mengajak pemuda untuk memilih pemimpin yang dapat membawa perubahan positif bagi masa depan Bontang.
“Pemuda Bontang adalah kekuatan besar untuk masa depan kota ini. Mari kita gunakan hak suara kita dengan bijak dan pilih pemimpin yang dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi Bontang,” tutup Febri.
Dengan sikap tegas dan seruan untuk memilih pemimpin dengan hati nurani, Febri berharap agar para pemuda di Bontang tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik di kota ini. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami











Comments 3