Pranala.co, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai bersiap menghadapi transformasi digital nasional. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), digelar Meeting Penyusunan Peta Rencana Pemerintah Digital di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Kamis (2/10).
Kegiatan ini diikuti perwakilan perangkat daerah lingkup Pemprov serta instansi vertikal. Langkah ini menjadi awal penyusunan arah dan strategi menuju birokrasi digital yang lebih cepat, transparan, dan melayani masyarakat.
Plt Kabid Aptika Diskominfo Kaltim, Fery, menegaskan bahwa tahun depan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) akan bertransformasi menjadi Pemerintah Digital. Perubahan ini juga membawa indikator penilaian baru.
“Ini bukan sekadar ganti istilah. Indikator penilaiannya juga berubah. Fondasi harus kita siapkan serius, mulai dari data yang valid, aplikasi yang saling terhubung, hingga layanan publik yang benar-benar mudah diakses warga,” jelasnya.
Fery menambahkan, transformasi digital bukan semata soal teknologi. Lebih dari itu, menyangkut perubahan pola kerja birokrasi.
“Kita harus meninggalkan ego sektoral. Yang dibangun bukan hanya aplikasi, tapi sistem yang terintegrasi agar data benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.
Hadir sebagai narasumber, Julizar Handi Wijaya dari Inixindo Jogja menekankan pentingnya pengumpulan data yang komprehensif.
“Fokus kita adalah data yang benar. Indikator penilaian baru memang menunggu arahan Kementerian PANRB, tetapi daerah tidak bisa menunggu. Fondasi harus disiapkan dari sekarang,” ungkapnya.
Menurut Julizar, transformasi digital bukan sekadar memindahkan layanan manual ke elektronik. Yang dibangun adalah sistem kokoh dengan layanan terpadu dan SDM yang siap.
“Regulasi, keamanan, layanan publik digital terintegrasi, hingga peningkatan kapasitas ASN, itulah kunci perubahan agar benar-benar terasa dampaknya bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan penyusunan peta rencana ini, Pemprov Kaltim menargetkan terciptanya layanan publik digital yang lebih efisien, transparan, dan mudah diakses. Semua diarahkan untuk menjawab kebutuhan warga, sejalan dengan visi nasional transformasi digital menuju Indonesia yang lebih maju. (RE/DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















