PRESTASI Siskamling Permai RT 20 di Sangatta Utara yang berhasil meraih Juara I lomba Siskamling tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tak sekadar menjadi kebanggaan warga. Keberhasilan itu kini dijadikan contoh nyata bagaimana keterlibatan masyarakat mampu menjaga keamanan lingkungan tetap kondusif.
Polsek Sangatta Utara berharap capaian tersebut menjadi pemantik bagi RT maupun desa lain untuk kembali menghidupkan ronda malam. Bagi kepolisian, keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga lahir dari kepedulian warga terhadap tempat tinggalnya sendiri.
Kapolsek Sangatta Utara, AKP Bambang Eko, mengapresiasi kerja sama warga RT 20 yang dinilai berhasil membangun sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat.
“Saya sebagai Kapolsek Sangatta Utara sangat berterima kasih kepada RT 20 yang bisa meningkatkan Siskamling ini,” ujarnya di Sangatta, Kamis (9/7/2026).
Menurut Bambang, Siskamling menjadi salah satu bentuk pengamanan swakarsa yang terbukti efektif karena melibatkan warga secara langsung bersama Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Polsek Sangatta Utara mencatat sejumlah pos Siskamling di wilayah hukumnya mulai kembali beroperasi. Salah satunya berada di kawasan Panorama yang kini rutin melaksanakan ronda malam.
Kepolisian juga terus menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas agar mendorong pembentukan maupun penguatan Siskamling di setiap RT dan desa.
“Saya berharap desa-desa lain atau RT-RT lain bisa mencontoh sehingga kita dapat bersama-sama menjaga situasi lingkungan melalui Siskamling,” kata Bambang.
Menurut Bambang, sinergi antara masyarakat dan kepolisian bukan hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membantu mendeteksi lebih dini potensi gangguan keamanan yang bisa muncul di lingkungan sekitar.
Semakin aktif warga berpartisipasi, semakin besar pula peluang mencegah tindak kriminal maupun persoalan sosial sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Ia berharap prestasi RT 20 Permai tidak berhenti sebagai pencapaian lomba semata. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya ronda malam sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
“Kolaborasi antara Polri dan masyarakat di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan akan terus kami tingkatkan dalam menjaga kondusivitas lingkungan warga,” tegasnya.
Keberhasilan RT 20 Permai menjadi juara tingkat Kaltim pun diharapkan menjadi inspirasi bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama yang dimulai dari kepedulian warga terhadap tetangganya sendiri. (*)


















