DISTRIBUSI air bersih di sejumlah kawasan Kota Samarinda mengalami gangguan, Kamis (9/7/2026). Gangguan ini terjadi karena Perumda Tirta Kencana melakukan perbaikan kebocoran pipa air baku utama di Intake Benanga.
Pekerjaan dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan estimasi penyelesaian selama 1 x 24 jam. Selama proses berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah berpotensi mengalami air tidak mengalir hingga pekerjaan dinyatakan selesai.
Informasi tersebut disampaikan Perumda Tirta Kencana melalui akun Instagram resminya. Dalam pengumuman itu disebutkan perbaikan dilakukan pada pipa air baku berdiameter DN 400 mm yang menjadi salah satu jalur penting dalam sistem penyediaan air bersih Kota Samarinda.
Pipa air baku merupakan saluran utama yang mengalirkan air dari sumber pengambilan menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA). Dari fasilitas inilah air diproses sebelum akhirnya disalurkan ke rumah-rumah pelanggan.
Karena berada di bagian awal sistem distribusi, pekerjaan pada jalur ini berdampak langsung terhadap pasokan air ke berbagai kawasan pelayanan.
Perumda Tirta Kencana memperkirakan proses perbaikan membutuhkan waktu sekitar 24 jam. Jika berjalan sesuai rencana, distribusi air diperkirakan mulai kembali normal pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.
Meski demikian, durasi tersebut masih bersifat estimasi dan dapat berubah mengikuti kondisi pekerjaan di lapangan.
Kebocoran terjadi pada pipa air baku DN 400 mm di Intake Benanga. Jalur ini menjadi salah satu infrastruktur penting yang memasok air menuju instalasi pengolahan.
Perbaikan jaringan utama seperti ini umumnya mengharuskan penghentian sementara aliran air agar proses pengerjaan berlangsung aman dan optimal.
DN atau Diameter Nominal merupakan ukuran standar diameter pipa dalam sistem perpipaan. Sementara Intake Benanga merupakan fasilitas pengambilan air baku yang menjadi bagian penting dalam rantai penyediaan air bersih Kota Samarinda.
Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak
Perumda Tirta Kencana menyebutkan gangguan pelayanan berupa air tidak mengalir berpotensi terjadi di wilayah pelayanan IPA Gunung Lingai, meliputi:
- Joyo Mulyo
- Kebun Agung
- Jalan D.I. Panjaitan dan sekitarnya
- Jalan Mugirejo dan sekitarnya
- Perum Citra Land
- Booster Panjaitan
- Perum Artas
- Perum Alaya
- Perum Borneo Mukti I
- Jalan Lempake Jaya
- Jalan Sukorejo
- Jalan Gunung Kapur
- Jalan Damanhuri sebagian
Kawasan-kawasan tersebut diperkirakan mengalami gangguan distribusi air hingga proses perbaikan selesai.
IPA atau Instalasi Pengolahan Air merupakan fasilitas yang mengolah air baku menjadi air bersih sebelum didistribusikan kepada pelanggan. Adapun booster berfungsi sebagai pompa penguat tekanan agar pasokan air tetap dapat menjangkau wilayah yang lebih tinggi maupun lokasi yang jauh dari instalasi utama.
Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di wilayah terdampak disarankan mengatur penggunaan air dan menyiapkan cadangan untuk kebutuhan sehari-hari.
Perumda Tirta Kencana memperkirakan layanan kembali normal setelah perbaikan selesai. Namun, waktu pemulihan distribusi ke setiap kawasan dapat berbeda-beda menyesuaikan kondisi jaringan setelah aliran air kembali dibuka. (*)



















