Imbas Covid-19, Ribuan Pekerja di Balikpapan Terpaksa Dirumahkan

  • Whatsapp

GELOMBANG Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menerpa warga Balikpapan akibat pandemi Covid-19. Ada 6.421 warga Balikpapan, Kalimantan Timur terkena dampak tidak langsung dari wabah COVID-19, yakni kehilangan pekerjaan sebab di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), atau pun sementara sebab dirumahkan.

“Ada 5.434 yang dirumahkan, dan 987 yang di-PHK,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Senin merinci laporan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Sektor perhotelan dan restoran yang paling menderita alias terbanyak melakukan PHK dan merumahkan karyawan tersebut. Pembatasan akses dan larangan beraktivitas dalam kumpulan orang banyak menjadi sebab hotel dan restoran sepi. Karena pembatasan aktivitas itu juga berarti membatalkan atau menunda banyak kegiatan di hotel dan restoran.

Turut terdampak adalah sektor perdagangan, layanan berbagai jasa, hingga sektor pertanian. Jasa menjahitkan baju dan jasa salon kecantikan juga termasuk yang kena imbas.

“Memang sifatnya begitu, pakaian memang penting, tapi tidak sepenting makanan. Orang sementara ini fokus pada bertahan dulu, baru nanti jahit baju lagi,” kata Narulita, penjahit di Balikpapan Utara.

Karena itu, walau belum bisa dilaksanakan sepenuhnya, Pemkot Balikpapan sudah menyiapkan program pemulihan ekonomi, terutama untuk mereka pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM). Program ini terutama dalam bentuk bantuan permodalan.

“Belum bisa kita laksanakan penuh karena situasinya belum stabil,” kata Wali Kota.

Lalu yang sedang dikerjakan secara maksimal saat ini adalah pemutusan rantai penyebaran virus corona, penyebab wabah COVID-19. Upaya penting dari pencegahan adalah pembatasan akses dan pembatasan aktivitas yang secara tidak langsung membuat ekonomi melambat.

Karena itu, jelas Wali Kota, juga menjadi prioritas membantu masyrakat yang terdampak secara ekonomi dengan membagikan bantuan pangan. Pekan lalu sudah dimulai pembagian paket-paket beras dan berbagai bahan pokok lainnya.

Selain Pemkot, perusahaan seperti Pertamina juga turut membagikan paket-paket serupa sebagai bagian dari kegiatan kepedulian sosial perusahaan. (*)

Pos terkait