Gubernur Katim Minta Warganya Bersedia Divaksinasi Covid-19

oleh -
Gubernur Kaltim, Isran Noor

GUBERNUR Kalimantan Timur, Isran Noor, meminta masyarakat lebih taat melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di Kaltim. Bukan tanpa alasan Isran menyampaikan imbauan itu. Sebab, belakangan kasus positif COVID-19 di Kaltim semakin meningkat. Bahkan pada Jumat kasus COVID-19 bertambah sampai 512 orang.

“COVID-19 itu nyata jangan dianggap enteng. Jangan merasa sok sakti,” ucap Isran Noor dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda peringatan HUT ke-64 Kaltim, Jumat (8/1) di Samarinda.

Sementara itu Isran juga melaporkan tahun 2021 anggaran provinsi Kaltim sebesar Rp 11,61 triliun. Anggaran tersebut untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat khususnya kesehatan, pendidikan di samping meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dia menyebut, tak hanya harus berhati-hati terhadap virus COVID-19, menurutnya yang juga perlu diwaspadai, yakni adanya jenis baru virus tersebut. Menurutnya, informasi yang beredar menyatakan bahwa daya sebar virus ini bisa 10 kali lebih cepat dibandingkan virus corona yang ada saat ini atau dikenal dengan nama SARS-CoV2.

“Ini ditemukan di Inggris dan sudah kemana-mana seperti Australia dan Amerika. Sudah berkembang bahkan Malaysia. Bisa jadi di Indonesia sudah ada tapi kita tidak tahu,” tegas Isran.

Sehingga yang terpenting adalah menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan kerja. Belakangan ini masih ramai pro kontra terkait vaksin COVID-19. Kesediaan masyarakat untuk divaksinasi sangat diperlukan.

“Kita harus menjadi contoh teladan untuk mau divaksin. Kita sudah memiliki 25.520 dosis vaksin dari pusat. Tanggal 14 akan divaksin terutama kepala daerah,” bebernya.

Vaksin ini, lanjutnya, maksimal untuk usia 59 tahun. Menurutnya, dirinya juga akan menjadi salah satu yang menerima vaksin. Dia juga mengatakan, bagi mereka yang sudah pernah terkonfirmasi positif tidak memerlukan lagi vaksin. “Wagub tidak usah,” ujarnya berkelakar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun menyampaikan harapannya agar pandemik COVID-19 segera berakhir. Ia mengajak seluruh hadirin dan masyarakat  memperhatikan protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dirinya juga mengaku mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam perayaan natal dan tahun baru (Nataru) yang berjalan kondusif. Terutama karena perayaan tahun natal dan tahun baru kali ini bertepatan dengan pandemik COVID-19.

“Terimakasih pada masyarakat dan Forkopimda karena telah menjaga keamanan saat perayaan natal dan tahun baru kemarin,” ungkapnya.

Ia berharap Kaltim menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Seluruh elemen masyarakat diminta bersama-sama mendukung program pembangunan pemerintah dengan memberikan pengabdian terbaik bagi Benua Etam sesuai dengan latar belakang profesi masing-masing.

Samsun juga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Gubernur Kaltim, Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi karena telah memperjuangkan pembangunan di Kalimantan Timur. Visi serta misi keduanya sangat memberi dampak bagi pembangunan provinsi yang kini menginjak usia 64 tahun ini.

“Pembangunan cukup besar. pemerintah dan DPRD Kaltim terus bersinergi dengan meningkatkan sarana dan prasarana pembangunan Kaltim,” katanya.

 

 

[js]

No More Posts Available.

No more pages to load.