PRANALA.CO, Bontang – Sebuah kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Poros Bontang-Sangatta, tepatnya di RT 08 Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (17/11/2024) sekira pukul 10.30 WITA.
Peristiwa ini melibatkan sebuah dump truk Mitsubishi Canter dengan nomor polisi KT-8824-RU dan sepeda motor Honda Beat hitam berpelat KT-4655-QA.
Insiden tersebut merenggut nyawa pengendara motor berinisial SK, yang sempat mengalami luka berat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Bontang.
Kapolres Kutai Timur AKBP Chandra Hermawan, melalui Kapolsek Teluk Pandan Ipda Joko Feriyanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika dump truk yang dikemudikan SB melaju dari arah Bontang menuju Sangatta.
“Sepeda motor yang dikendarai SK melaju dari arah yang sama. Di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut kehilangan kendali hingga terjatuh tepat di depan truk,” kata Ipda Joko.
Melihat insiden itu, sopir truk SB mencoba menghindar dengan mengerem mendadak dan membanting setir ke kiri. Namun, jarak yang terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindari.
Akibat kecelakaan ini, SK mengalami luka berat dan segera dilarikan ke RSUD Bontang. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan intensif. Sementara itu, penumpang motor berinisial MA mengalami luka ringan dan masih dalam pengawasan medis.
“Kami mengimbau kepada para pengendara, khususnya di jalur rawan seperti Jalan Poros Bontang-Sangatta, untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi kendaraan serta jalan,” tambah Ipda Joko.
Jalan Poros Bontang-Sangatta dikenal sebagai salah satu jalur dengan tingkat kecelakaan yang cukup tinggi di Kabupaten Kutai Timur. Karakteristik jalan yang padat lalu lintas serta kondisi permukaan jalan yang tidak merata sering menjadi pemicu kecelakaan.
Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan di jalur tersebut, sekaligus mengingatkan pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara, khususnya di jalur-jalur utama yang memiliki risiko tinggi. “Mari kita jadikan keselamatan di jalan sebagai prioritas bersama,” tutup Ipda Joko. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















Comments 1