PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memperketat pengawasan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan keamanan pangan. Setiap fasilitas wajib melalui uji kelayakan berlapis, bahkan operasional dapat dihentikan jika ditemukan pelanggaran.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim Jaya Mualimin mengatakan seluruh dapur harus memenuhi standar higiene dan sanitasi sebelum diizinkan beroperasi.
“Semua syarat harus dipenuhi untuk menjamin keamanan pangan dan mencegah risiko bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu, 15 April 2026.
Pengawasan dilakukan melalui Satuan Tugas Percepatan MBG yang melibatkan lintas organisasi perangkat daerah di bawah koordinasi Sekretaris Daerah. Setiap dapur diwajibkan menjalani inspeksi awal sebelum memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.
Selain itu, seluruh tenaga pengelola makanan—mulai dari juru masak hingga petugas kebersihan—harus mengikuti pelatihan khusus terkait standar penanganan gizi dan keamanan pangan.
Pada tahap awal, kapasitas produksi dapur dibatasi maksimal 500 porsi per hari sebagai masa uji coba. Kapasitas baru akan ditingkatkan secara bertahap setelah dinyatakan layak, hingga mencapai 2.500–3.000 porsi per hari.
Tenaga Sanitasi Lingkungan Dinkes Kaltim, Charla Oktavia Senga, menyebut pembatasan ini penting mengingat dapur MBG melayani kelompok rentan, khususnya anak-anak.
“Risiko keamanan pangan tinggi, sehingga pengawasan dilakukan ketat sejak awal operasional,” katanya.
Pemprov Kaltim juga menerapkan mekanisme penghentian otomatis jika ditemukan indikasi kontaminasi atau pelanggaran standar. Selama masa penangguhan, dilakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum dapur diizinkan kembali beroperasi.
Kepala Badan Gizi Nasional Regional Kaltim, Binti Maulina Putri, menambahkan seluruh mitra penyedia wajib mengikuti pedoman operasional yang telah ditetapkan. Pengawasan internal juga dilakukan secara berjenjang setiap hari.
Hingga kini, Pemprov Kaltim sudah memverifikasi 196 unit dapur MBG yang telah memiliki izin operasional. Evaluasi terhadap fasilitas tersebut terus dilakukan secara berkala. [RE]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami














