Pranala.co, BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan mengeluarkan peringatan kewaspadaan cuaca ekstrem untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Imbauan ini berlaku 18–19 September 2025.
BMKG mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 99W yang berinteraksi dengan gelombang atmosfer low frequency di sekitar Pulau Kalimantan. Kondisi ini diperparah oleh meningkatnya kecepatan angin di Selat Makassar.
“Faktor-faktor tersebut memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Kaltim, berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang,” jelas BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (17/9/2025).
BMKG menyebut cuaca ekstrem bisa melanda hampir seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Beberapa wilayah yang harus waspada antara lain: Kota Bontang, Samarinda, Balikpapa, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau, Mahakam Ulu, dan Penajam Paser Utara
Selain hujan deras dan angin kencang, potensi genangan air juga bisa terjadi di kawasan perkotaan.
BMKG meminta masyarakat Kaltim untuk selalu waspada terhadap dampak cuaca ekstrem. Bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, hingga pohon tumbang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Kami mengimbau warga tetap berhati-hati, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan wilayah padat penduduk,” tulis Kepala Stasiun Meteorologi SAMS Sepinggan Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto, dalam surat edarannya. (RIL)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















