BONTANG, Pranala.co — Pemerintah Kota Bontang terus memacu transformasi digital demi menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien. Upaya itu salah satunya diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) implementasi layanan online berbasis Aplikasi Pondok Pasilan, yang digelar bagi operator Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), kecamatan, dan kelurahan se-Kota Bontang.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Tanjung Pandan, Hotel Bintang Sintuk, Bontang Utara, Sabtu (28/3), dibuka langsung Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Bimtek ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam memberikan layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Wawali Bontang, Agus Haris menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera diwujudkan.
“Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik. Melalui Aplikasi Pondok Pasilan, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia juga menekankan, keberhasilan sistem digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan dan profesionalisme para operator sebagai ujung tombak pelayanan.
“Manfaatkan bimtek ini sebaik-baiknya. Tingkatkan kompetensi dan perkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman, menjelaskan bahwa Aplikasi Pondok Pasilan dirancang untuk memangkas proses birokrasi. Masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke kantor untuk mengurus dokumen kependudukan.
“Aplikasi ini menjadi solusi agar layanan lebih mudah diakses, kapan saja dan di mana saja,” jelasnya.
Budiman juga merinci, bimtek tersebut diikuti 40 peserta yang terdiri atas 22 orang dari Disdukcapil, 15 orang dari kelurahan, dan 3 orang dari kecamatan.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengalaman, yakni Vincentius Samadi dan Eliza Marcella Sarah.
Selain itu, turut hadir Sekretaris Disdukcapil Provinsi Kalimantan Timur, Sulekan, yang mewakili Kepala Dinas, Kasmawati.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bontang berharap para operator mampu meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Pada akhirnya, implementasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital di Bontang dapat berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















