• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

BNN Bontang: Peredaran Narkoba Tak Akan Putus selama Masih Ada Pengguna

Suriadi Said by Suriadi Said
8 Mei 2026 | 18:42
Reading Time: 2 mins read
0
BNN Bontang: Peredaran Narkoba Tak Akan Putus selama Masih Ada Pengguna

Kepala BNN Bontang, Lulyana Ramdani.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEREDARAN narkoba di Kota Bontang terus menjadi ancaman serius. Hampir setiap hari, kasus penyalahgunaan dan peredaran obat terlarang terungkap, mulai dari skala kecil hingga jaringan yang lebih besar. Di tengah kondisi itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang menegaskan bahwa akar persoalan narkoba sebenarnya terletak pada tingginya permintaan dari pengguna.

Kepala BNN Bontang, Lulyana Ramdani, mengatakan upaya memberantas narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi faktor paling penting untuk memutus mata rantai peredaran.

PILIHAN REDAKSI

Pria di Tanjung Laut Bontang Ditangkap, Polisi Amankan 4,71 Gram Sabu

Pria di Tanjung Laut Bontang Ditangkap, Polisi Amankan 4,71 Gram Sabu

25 Juni 2026 | 09:48
Surat Bebas Narkoba jadi Syarat Sekolah, BNNK Bontang Khawatir Hanya Formalitas Nestapa Pelajar SMK Bontang jadi Pengedar Narkoba, BNN Sentil Pola Asuh Remaja 14 Tahun di Bontang Terjerat Sabu, Kasus Terungkap dari Pencurian di Rumah Sendiri Kejadian Sopir Travel Positif Sabu, Bontang Perketat Pengawasan Jelang Mudik BNNK Bontang: Guntung dan Tanjung Laut Indah Masuk Zona Rawan Narkoba BNN Bontang Bongkar Pola Baru Bandar Narkoba yang Sasar Dunia Pendidikan

Surat Bebas Narkoba jadi Syarat Sekolah, BNNK Bontang Khawatir Hanya Formalitas

24 Juni 2026 | 21:26

“Bagaimana bisnis ini bisa hilang? Jangan beli,” ujar Lulyana, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, selama masih ada pengguna, jaringan peredaran narkoba akan terus mencari cara untuk bertahan. Karena itu, kesadaran untuk tidak mencoba maupun mengonsumsi narkoba dinilai sebagai langkah paling sederhana, tetapi berdampak besar dalam upaya pencegahan.

Menurut Lulyana, penyalahgunaan narkoba tidak selalu dipicu lingkungan pergaulan. Banyak kasus justru berawal dari persoalan pribadi, seperti tekanan hidup, konflik keluarga, hingga kondisi mental yang tidak stabil. Situasi tersebut kerap membuat seseorang mencari pelarian, termasuk melalui obat-obatan terlarang.

“Jadi narkoba masuk ke diri kita karena ada masalah di rumah. Bagaimana kita meredam itu? Ya dengan ibadah. Kemudian bahagiakan diri kita. Kalau dua hal ini dilakukan, narkoba tidak akan masuk,” katanya.

BNN Bontang juga menemukan kasus pelajar yang terlibat penyalahgunaan obat-obatan. Sebagian di antaranya bahkan mencampurkan obat dengan alkohol sebagai bentuk pelarian dari tekanan yang mereka alami, baik di rumah maupun lingkungan sosial.

Fenomena itu, lanjut Lulyana, menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan mental dan membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga sejak dini. Ia menyebut keluarga merupakan benteng pertama untuk mencegah seseorang terjerumus ke penyalahgunaan narkoba.

“Keluarga itu benteng pertama. Kalau hubungan di rumah kuat, seseorang akan lebih mampu menolak ajakan yang negatif,” ujarnya.

Di sisi lain, BNN mencatat angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Bontang masih berada di bawah rata-rata nasional. Berdasarkan penelitian BNN tahun 2025, prevalensi penyalahgunaan narkoba di Bontang mencapai 0,97 persen. Sementara secara nasional angkanya berada di level 2,11 persen atau sekitar 6 juta orang.

Meski demikian, Lulyana menegaskan kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat lengah. Ia memastikan upaya pencegahan akan terus diperkuat melalui edukasi keluarga, pengawasan lingkungan hingga pengendalian masuknya narkoba ke lembaga pemasyarakatan.

“Yang harus dikedepankan adalah pencegahan. Penindakan tetap berjalan, tapi kalau tidak ada pencegahan, akan terus berulang,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Lulyana mengingatkan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Menurut dia, upaya besar itu bisa dimulai dari keputusan pribadi untuk tidak menjadi konsumen narkoba.

“Kalau masyarakat bisa mengendalikan diri dan tidak menjadi konsumen, maka peredaran narkoba akan hilang dengan sendirinya,” pungkasnya. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Narkoba
Previous Post

Baru Sebulan Diperbaiki, Jembatan Sangkima Poros Sangatta-Bontang Kembali Rusak

Next Post

Bupati Kutim Akui Ada Kesalahan “Disengaja” dalam Pengelolaan Keuangan

BACA JUGA

Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00
Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim Balikpapan Dapat 10 Revitalisasi Sekolah, Wali Kota: Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan Ribuan Anak di Kutim Masih Putus Sekolah, Data Disdikbud Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono Digelar April 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Tes Kemampuan Akademik Serentak untuk SD dan SMP Belajar dari Bocah NTT, Bontang Siapkan Anggaran Pendidikan Rp29,6 Miliar SPMB Gantikan PPDB, Ini Perubahan Jalur Masuk Sekolah 2025 di Balikpapan

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

26 Juni 2026 | 23:54
Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal? Makanan MBG Dikeluhkan Siswa SMA 13 Samarinda, Wagub Kaltim Minta Dievaluasi

Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal?

26 Juni 2026 | 23:40
TKA 2026: Nilai SMP Bontang Tertinggi di Kaltim Tidak Sekaligus, Rekrutmen 127 Guru Bontang Dilakukan Bertahap

TKA 2026: Nilai SMP Bontang Tertinggi di Kaltim

26 Juni 2026 | 23:30
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Next Post
Sedot Anggaran Ratusan Miliar, Berikut 13 Daftar Proyek Strategis Kutim 2026 Bupati Kutim Akui Ada Kesalahan “Disengaja” dalam Pengelolaan Keuangan

Bupati Kutim Akui Ada Kesalahan “Disengaja” dalam Pengelolaan Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00

Balikpapan akan Terang Benderang, 2 Ribu Lampu Jalan Siap Dipasang hingga Oktober 2025

26 Juni 2025 | 12:46
Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

5 November 2023 | 22:24

Ekonomi Bontang Anjlok 2,15 Persen, Industri Raksasa Terkapar, Sektor Jasa Meroket

12 Mei 2025 | 18:50

Terbaru

Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00
Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim Balikpapan Dapat 10 Revitalisasi Sekolah, Wali Kota: Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan Ribuan Anak di Kutim Masih Putus Sekolah, Data Disdikbud Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono Digelar April 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Tes Kemampuan Akademik Serentak untuk SD dan SMP Belajar dari Bocah NTT, Bontang Siapkan Anggaran Pendidikan Rp29,6 Miliar SPMB Gantikan PPDB, Ini Perubahan Jalur Masuk Sekolah 2025 di Balikpapan

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

26 Juni 2026 | 23:54
Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal? Makanan MBG Dikeluhkan Siswa SMA 13 Samarinda, Wagub Kaltim Minta Dievaluasi

Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal?

26 Juni 2026 | 23:40
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved