WARGA Kampung Malahing, kawasan pesisir di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang, akhirnya mulai membangun kembali Tempat Penampungan Sampah (TPS) yang roboh sejak beberapa waktu terakhir. Kerusakan fasilitas itu sebelumnya sempat memicu keluhan warga karena sampah sulit ditampung dan berisiko mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.
Pembangunan kembali TPS mulai berjalan setelah Kelurahan Tanjung Laut Indah menyerahkan bantuan material kepada Ketua RT 30 Malahing, Kamis (7/5/2026). Penyerahan dilakukan melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh Lurah Tanjung Laut Indah Elis Biantoro bersama jajaran kelurahan.
Bagi warga Malahing, keberadaan TPS bukan sekadar fasilitas umum biasa. Di kawasan permukiman pesisir yang akses infrastrukturnya terbatas, keberadaan tempat penampungan sampah menjadi bagian penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan mencegah sampah menumpuk di sekitar permukiman maupun perairan.
Elis mengatakan, pemerintah kelurahan sempat kesulitan mencari bantuan untuk pembangunan TPS tersebut. Sejumlah proposal telah diajukan ke beberapa perusahaan, namun belum membuahkan hasil dalam waktu cepat.
Di tengah keterbatasan itu, komunikasi dengan warga tetap dilakukan hingga bantuan material akhirnya bisa direalisasikan. Pembangunan pun diputuskan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, permasalahan TPS Malahing yang roboh akhirnya mendapatkan solusi. Ini berkat kepedulian bersama dan semangat gotong royong warga,” kata Elis.
Ia menyebut pembangunan nantinya dipimpin langsung Ketua RT bersama warga sekitar. Masyarakat akan bergotong royong agar TPS segera dapat digunakan kembali untuk mendukung pengelolaan sampah di kawasan pesisir tersebut.
Kondisi TPS yang roboh sebelumnya menjadi perhatian warga karena berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari. Persoalan sampah di wilayah pesisir kerap menjadi tantangan tersendiri, terutama di kawasan permukiman padat dengan fasilitas lingkungan yang terbatas.
Lurah Elis berharap pembangunan TPS baru dapat selesai dalam waktu dekat sehingga pengelolaan sampah di Malahing kembali berjalan normal dan lingkungan warga tetap terjaga. [LUP]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















