Bagikan Sembako dari Pintu ke Pintu, Kapolres: Tak Ber-KTP Bontang juga Dapat

  • Whatsapp
Jajaran Polres Bontang menyerahkan langsung sembako ke rumah warga yang terdampak Covid-19. (Dok/Polres Bontang)

PANDEMI Covid-19 membuat semua elemen bergerak. Termasuk jajaran Polres Bontang yang sudah menyalurkan 6 ton beras kepada warga terdampak Virus Corona atau covid-19 di wilayah hukumnya.

Paket sembako disalurkan secara langsung, pintu ke pintu rumah warga yang membutuhkan. Namun, tetap memerhatikan protokol kesehatan dan penerapan physical distancing untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19.

“Kami minta Bhabinkamtibmas menyisir dan mendata warga yang membutuhkan, karena mereka yang tahu kondisi sehari-hari warganya. Ada atau tidak KTP, kami kasih,” jelas Kapolres Bontang, AKBP Boyke Karel Wattimena, Jumat (8/5).

Berdasarkan instruksi Kapolri, Jenderal Idham Azis, jajaran Polres daerah diminta untuk menyiapkan beras 10 ton untuk dibagikan kepada warga terdampak covid-19 yang tak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Dia ingin jangan sampai masyarakat ada kelaparan.

Sebanyak 6 ton beras disalurkan institusi Polri di Bontang. Dua ton beras disalurkan untuk masyarakat Kota Bontang, sementara 4 ton diserahkan ke warga Marangkayu dan Muara Badak, masing-masing 2 ton beras. “Sesuai instruksi Kapolri 10 ton. Setiap KK sembako beras 5 kilogram,” tuturnya.

Baru-baru ini Kapolres Bontang kembali membagikan paket sembako bagi masyarakat kurang mampu yang ada di Kelurahan Lok Tuan, Bontang. Hal itu dilakukan untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi masyarakat.

Perwira polisi 2 bunga di pundak ini mengatakan, kegiatan bakti sosial memberikan bantuan paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian polisi akan nasib masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

“Kegiatan seperti ini sudah kami lakukan sejak Kota Bontang memberlakukan pembatasan ruas jalan atau penutupan beberapa ruas jalan dalam Kota Bontang. Dalam kegiatan ini kami mengedepankan peran Bhabinkamtibmas,” katanya.

Selain membagikan paket sembako, Kapolres juga menyampaikan imbauan agar masyarakat mematuhi anjuran pemerintah dan maklumat Kapolri, di antaranya sering cuci tangan, jaga jarak, hindari keramaian, selalu pakai masker dan tidak mudik.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi mereka dan sedikit meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” harap AKBP Boyke. (*)

Pos terkait