SEBANYAK 172 calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Kutai Timur bersiap berangkat menuju Embarkasi Haji Batakan Balikpapan untuk selanjutnya bertolak ke Tanah Suci Makkah.
Seluruh calhaj Kutim dilepas langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di area indoor Masjid Agung Al Faruq Bukit Pelangi, Jumat (2/6/2023) malam sekira pukul 19.17 Wita.
Calhaj Kutim terdiri dari laki-laki berjumlah 76 orang dan perempuan sebanyak 93 orang. Jadi total Calhaj asal Kutai Timur sebanyak 172 orang ditambah pendamping 5 orang.
Rinciannya; Sangatta Utara 117 orang, Sangatta Selatan 15 orang, Sangkulirang 3 orang, Bengalon 11 orang, Muara Wahau 6 orang, Kongbeng 5 orang, Muara Bengkal 2 orang, Muara Ancalong 3 orang. Kaubun 2 orang, Karangan 3 orang, Sandaran 1 orang, Kaliorang 2 orang, Rantau Pulung 1 orang dan Teluk Pandan 1 orang.
Calhaj Kutim masuk kloter 7, bergabung dengan 34 jemaah asal Samarinda dan 88 asal Kutai Kartanegara (Kukar). Sehingga total terdapat 294 jemaah.
Usia tertinggi Calhaj Kutim adalah 89 tahun bernama Saliah dari Karangan dan usia termuda 21 tahun bernama Muhammad Lutfi Nur Hanifan dari Sangatta Utara.
Bupati Ardiansyah bangga dan bersyukur serta akan terus mendoakan para calon jemaah haji Kutim senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan oleh Allah SWT. Mulai berangkat sampai pulang kembali ke Tanah Air.
“Kita doakan agar semua jemaah yang berangkat mendapatkan label haji yang mabrur, amiin,” ucap Ardiansyah dihadapan Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah.
Lebih lanjut, dia mengingatkan kepada calhaj untuk selalu menjaga kondisi kesehatan. Harus tetap prima dari berangkat hingga pulang kembali di Tanah Air.
Dia berpesan kepada calhaj Kutim untuk mendoakan pemerintah dan Kabupaten Kutim semakin baik hingga di masa datang. Sebab menurutnya Makkah maupun Madinah adalah tempat yang mustajab untuk berdoa.
Kemudian, ia turut mengingatkan kepada seluruh calon jemaah haji untuk khusyuk beribadah. “Niatkan kembali haji dengan penuh keikhlasan. Pastinya dengan kekhususan bermunajat kepada Allah SWT,” tegasnya. (*)















Comments 1