Pranala.co, BONTANG — Malam ini, Kota Bontang akan berubah menjadi lautan warna. Sebanyak 101 peserta siap menampilkan kreasi terbaik mereka dalam ajang Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya 2025, puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Bontang.
Dengan tema “Kemilau Kreativitas Bontang-ku, Warna-Warni Budaya Nusantara Baru,” gelaran tahun ini dijanjikan menjadi pesta budaya paling megah sepanjang peringatan HUT Bontang.
Karnaval akan dimulai dari Simpang Empat Jalan Ahmad Yani, Bontang Baru, dan berakhir di depan UD Tani. Sepanjang jalan, ribuan warga diprediksi akan memadati rute untuk menyaksikan parade spektakuler itu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, memastikan persiapan sudah rampung hingga 95 persen.
“Semua panitia sudah siap dengan tanggung jawab masing-masing. Malam ini tinggal pelaksanaan saja,” ujar Abdu Safa, Sabtu (25/10/2025).
Ia mengatakan, seluruh peserta sudah menerima arahan teknis dan ketentuan lomba, termasuk aspek yang akan dinilai oleh dewan juri.
Untuk kategori Carnival, penilaian akan berfokus pada keunikan, kreativitas, keserasian tampilan, serta kesesuaian tema dengan kostum. Sementara kategori Pawai Budaya menekankan pada kekompakan, kerapian, atraksi, dan orisinalitas budaya daerah.
“Peserta yang tidak didampingi pembawa nomor peserta tidak akan dinilai oleh dewan juri,” tegas Abdu Safa.
Peserta Carnival diwajibkan menampilkan kostum hasil karya sendiri dan menyerahkan sinopsis konsep penampilan. Mereka tidak diperkenankan melakukan atraksi di depan panggung kehormatan.
Sebaliknya, peserta Pawai Budaya diperbolehkan menampilkan atraksi berdurasi maksimal dua menit di depan panggung kehormatan dengan pakaian adat daerah masing-masing.
Musik pengiring disediakan secara live oleh panitia, namun peserta juga boleh membawa alat musik tradisional atau format digital untuk memperkuat nuansa pertunjukan.
Pemenang BCC akan dibagi dalam enam peringkat — Juara 1, 2, 3, serta Harapan 1, 2, dan 3. Sedangkan untuk Pawai Budaya, dewan juri akan memilih 10 peserta favorit.
Setiap pemenang berhak mendapatkan uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka melestarikan budaya Nusantara.
“Semoga pelaksanaan malam ini berjalan lancar dan aman. Kita ingin masyarakat menikmati pesta budaya yang penuh warna,” tutup Abdu.
Bontang City Carnival bukan sekadar parade tahunan. Ia menjadi panggung ekspresi seni dan budaya lokal, tempat warga menegaskan identitasnya sebagai bagian dari Indonesia yang beragam.
Dan malam ini, Kota Taman bersiap menjadi kanvas besar penuh warna, tempat kreativitas dan kebanggaan berpadu di bawah gemerlap lampu kota. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















