Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang untuk pertama kalinya merilis hasil survei perilaku remaja selama 2025. Survei ini bekerja sama dengan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan melibatkan 1.625 responden dari jenjang SD hingga SMA. Hasilnya cukup mengkhawatirkan: hampir setengah remaja Bontang mengalami kecemasan berlebih.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya sikap bijak dalam menanggapi temuan ini, bukan memberi stigma.
“Angka ini alarm penting. Kita perlu memahami dunia remaja. Mulai tekanan akademik, pergaulan, hingga pengaruh media sosial. Jadi, bukan menghakimi mereka,” ujar Neni dalam puncak Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, Kamis (4/11/2025).
Selain kecemasan, survei juga memetakan perilaku berisiko, antara lain: keterpaparan konten pornografi (16,9%), tertarik sesama jenis (9,1%), masturbasi (8,3%), mengenal pekerja seks (4,7%), perilaku pacaran seperti ciuman atau pelukan (4,1%), merokok aktif (2,6%), dan judi online (2,3%). Sementara konsumsi alkohol, narkoba, atau keterlibatan pinjaman online tercatat di bawah 2%.
Neni menekankan, akar masalah sering kali kembali pada hubungan emosional di rumah. Orangtua adalah madrasah pertama bagi anaknya.
“Orangtua adalah madrasah pertama. Kualitas kebersamaan jauh lebih penting dari lamanya waktu. Anak perlu didengar,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot menyiapkan sejumlah langkah. Akses konseling psikologis akan diperluas di sekolah dan fasilitas kesehatan. Ruang aman bagi remaja untuk bercerita juga disediakan.
Pemkot juga menghadirkan edukasi literasi digital agar tekanan dari media sosial bisa diminimalisasi.
“Remaja adalah potensi besar kota ini. Kita ingin mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat,” ujar Neni.
Survei ini menjadi pijakan awal Pemkot Bontang untuk memperkuat ekosistem perlindungan anak dan remaja berbasis data, bukan sekadar asumsi. Program ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang lebih tangguh dan sehat secara mental. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















