Upgrade Kualitas Pegawai, Bapenda Bontang Bekali Public Speaking

oleh -
Pjs Wali Kota Bontang, Riza Indra Riadi, Kepala Bapenda Bontang, Sigit Alfian, serta pegawai Bapenda lainnya berfoto bersama.

PRANALA.CO, Bontang – Berbicara di depan umum penting dalam bisnis, pendidikan, dan arena publik. Ada banyak manfaat untuk berbicara di depan umum entah sebagai seorang individu atau aparatur pemerintah.

Nah, pegawai di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang, Kalimantan Timur diajarkan public speaking di ruang pertemuan Hotel Bintang Sintuk, Jumat (23/10/2020) pagi.

Kegiatannya dibuka langsung Pjs Wali Kota Bontang, Riza Indra Riadi. Hadiri pula Kepala Bapenda Bontang, Sigit Alfian, serta pegawai Bapenda lainnya.

Menurut Sigit, alasan diadakan public speaking bagi pegawainya untuk mengasah kemampuan komunikasi pegawainya. Terutama mengkomunikasikan hingga promosi segala informasi mengenai perpajakan daerah kepada masyarakat Bontang. Sehingga, masyarakat bisa paham dan menggugah kesadaran masyarakat akan sadar pajak. Muaranya meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pegawai di Bapenda harus pandai berkomunikasi. Minimal bisa menyampaikan informasi soal pajak agar mudah dipahami masyarakat,” kata Sigit.

Public speaking dapat digunakan untuk berbagai tujuan komunikasi, diantaranya membujuk, memberikan informasi. Bahkan bisa dipergunakan untuk memberikan hiburan. Kata-kata memiliki kekuatan untuk menginformasikan, membujuk, mendidik, dan bahkan menghibur. Dan kata yang diucapkan bahkan bisa lebih kuat daripada kata-kata tertulis di tangan pembicara yang tepat.

“Kalau komunikasi bagus maka pesan yang kita sampaikan akan sampai dengan baik ke masyarakat. Baik dalam penyampaian aturan maupun bagaiamana menggugah masyarakat agar sadar membayar pajak,” tambahnya.

Pun pegawai yang biasa melayani langsung masyarakat saat membayar aneka pajak. Cara berkomunikasi menjadi penting bagi pelayanan publik. Oleh sebab itu, cara berkomunikasi baik dan benar perlu diberikan agar SDM pegawai Bapenda bisa lebih meningkat lagi.

Sebab, kata Sigit, sejatinya berbicara di depan umum adalah sebuah keterampilan. Itu bisa dipelajari. Sementara beberapa orang mungkin memiliki kemampuan berbicara yang lebih alami daripada yang lain, atau suara yang lebih menyenangkan, atau lebih karismatik.

“Siapa pun yang dapat berbicara dapat belajar menjadi pembicara publik yang lebih baik saat ini. Ini hanya membutuhkan sedikit pengetahuan dan beberapa usaha,” pungkas Sigit.

 

 

[tg|pariwara]

No More Posts Available.

No more pages to load.