HARAPAN kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) kembali menguat di Bontang. Setelah sempat naik tipis akibat ekonomi terkontraksi, UMK 2027 diproyeksikan menembus Rp4 juta seiring pertumbuhan ekonomi yang kini melampaui 3 persen.
Sinyal kenaikan ini muncul di tengah peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026). Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyebut tren ekonomi yang membaik membuka ruang bagi peningkatan upah pekerja, meski penetapannya tetap mengacu pada formula nasional.
Ia mengingatkan, kondisi saat ekonomi terkontraksi hingga minus 2 persen berdampak langsung pada kenaikan UMK yang sangat terbatas. Tahun itu, kenaikan hanya sekira Rp18.000—angka yang jauh dari ekspektasi pekerja.
“Karena pertumbuhan ekonomi kita sempat minus, maka kenaikan UMK juga kecil. Itu memang mengikuti formula yang ada,” ujarnya.
Kini, situasinya berbalik. Pertumbuhan ekonomi Bontang berada di kisaran 3 persen, bahkan lebih tinggi jika sektor minyak dan gas (migas) tidak dihitung. Angka ini menjadi indikator penting dalam perhitungan UMK, bersama inflasi dan indeks tertentu yang ditetapkan pemerintah pusat.
Dengan posisi UMK saat ini di kisaran Rp3,7 juta, kenaikan menuju Rp4 juta menjadi proyeksi realistis jika tren ekonomi bertahan. Namun, pemerintah menegaskan bahwa angka tersebut belum final dan tetap bergantung pada perhitungan resmi.
Di balik proyeksi itu, ada dinamika yang harus dijaga. Sebagai kota industri, struktur ekonomi Bontang tidak hanya ditopang migas, tetapi juga sektor non-migas yang dinilai lebih mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat. Kedua sektor ini akan menjadi pertimbangan dalam menentukan besaran UMK.
Pemkot Bontang juga dihadapkan pada dilema klasik: menaikkan kesejahteraan pekerja tanpa menekan dunia usaha. Kenaikan upah yang terlalu tinggi berisiko membebani perusahaan, sementara kenaikan terlalu rendah dapat memicu ketidakpuasan pekerja.
“Tujuannya agar pekerja sejahtera, tapi pelaku usaha juga tetap bisa berjalan dengan baik,” bilang Neni. [FR]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















