Menu

Mode Gelap

Bontang · 7 Jun 2022 19:43 ·

Tertangkap di Malang, Dua Warga Bontang Terancam Hukuman Mati


					Polisi saat menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari para tersangka. IDN Times/Alfi Ramadana Perbesar

Polisi saat menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari para tersangka. IDN Times/Alfi Ramadana

pranala.co, BONTANG– Dua warga Kota Bontang, Kalimantan Timur terancam hukuman mati. Mereka berinisial SKD (47) dan JMD (30) ditangkap Satnarkoba Polresta Malang Kota dengan barang bukti seberat 19,849 kilogram sabu.

Penangkapan tersebut dilakukan di kawasan Jl Ciliwung, Kota Malang, pada 29 Mei lalu. Dua orang itu ditangkap setelah polisi melakukan pengembangan atas kasus pengungkapan pada Maret lalu.

BACA JUGA: Diduga Pengetap Solar, Serobot Antrean, Sopir Truk Usir Mobil Pikap

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto berujar pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen yang ditunjukkan untuk memerangi peredaran narkotika. Ia menyebut bahwa pengungkapan tersebut bukanlah yang terakhir. Pasalnya masih ada kemungkinan pelaku lain yang belum terungkap.

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat. Karena ini juga berkat informasi dari mereka, akhirnya dua pelaku ini bisa diamankan,” katanya, Selasa (7/6/2022).

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto menambahkan bahwa kedua pelaku yang ditangkap tersebut merupakan jaringan antar pulau. Keduanya merupakan bos besar dari kasus-kasus yang berhasil diungkap pihaknya.

Ada indikasi bahwa barang haram yang dimiliki pelaku itu berasal dari luar negeri. Namun demikian pihaknya masih berkoordinasi dengan BNN terkait hal tersebut.

“Ini termasuk jaringan antar pulau. Ada indikasi barang-barang ini dikirim dari luar negeri seperti Timur Tengah dan beberapa wilayah Asia. Tetapi kami masih dalami ini,” jelasnya.

Selain dua orang tersangka tersebut, kepolisian juga meringkus satu orang berinisial MR (44) warga Gempol, Pasuruan. Dari tangan pelaku tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa 1,009 kilogram sabu. Tersangka MR ini berasal dari jaringan berbeda dan diamankan di Jalan Raya Bypass Pasuruan.

“Tiga orang ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan sebelumnya,” sambungnya.

BACA JUGA: Groundbreaking 1 Juli, Pemprov Gandeng PKT Bangun Rumah Layak Huni di Bontang

Atas pengungkapan tersebut para tersangka dijerat dua pasal berbeda. Tersangka MR dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU Nomor 34 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan pelaku SKD dan JMD dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya hukuman mati. Pengungkapan ini menyelamatkan sebanyak 200 – 500 ribu jiwa dari bahaya narkoba. [RE]

Artikel ini telah dibaca 3.346 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Oknum Pejabat Bontang Tersandung Kasus Narkoba Dapat Penangguhan Tahanan

5 Juli 2022 - 19:15

oknum pejabat

6.024 Usia Pemula di Bontang Belum Perekaman KTP-el

5 Juli 2022 - 18:04

pranala. 1

Kaltim “Blackout”, Sinyal Ponsel Ikut Hilang

5 Juli 2022 - 16:50

blackout

Jebola Peduli, Layanan bagi Warga Sakit dan Lansia di Bontang

5 Juli 2022 - 09:13

Jebola Peduli Layanan bagi Warga Sakit dan Lansia di Bontang

“Pelanduk Sakti”, Pelayanan Tanpa Antre ala Disdukcapil Bontang

5 Juli 2022 - 07:08

Pelanduk Sakti Pelayanan Tanpa Antre ala Disdukcapil Bontang

Prakiraan Cuaca di Wilayah Kaltim Selasa 5 Juli 2022

5 Juli 2022 - 06:15

suasana bmkg
Trending di Kaltim