ENDAPAN lumpur, rumput liar, dan tumpukan sampah yang selama ini menghambat aliran air di Sungai Dahlia akhirnya dibersihkan. Tim Panbers (Pasukan Bersih Sungai) DPUPR Kota Bontang turun langsung melakukan pemeliharaan rutin di kawasan RT 25, Kelurahan Satimpo, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sungai. Di tengah meningkatnya risiko genangan saat hujan deras, kelancaran aliran air menjadi perhatian penting bagi warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai.
Petugas melakukan pengangkatan sedimentasi yang mengendap di dasar sungai. Rumput liar yang tumbuh di sepanjang bantaran juga dibersihkan. Tak hanya itu, sampah yang berpotensi menyumbat aliran air turut diangkut dari lokasi.
Fokus pekerjaan berada pada sejumlah titik yang mengalami pendangkalan dan penyumbatan. Kondisi tersebut selama ini dipicu endapan lumpur, pertumbuhan vegetasi liar, hingga sampah yang terbawa ke saluran air.
Berkat kerja sama seluruh personel di lapangan, kondisi Sungai Dahlia kini terlihat lebih bersih. Aliran air pun menjadi lebih lancar dibanding sebelumnya.
Kepala DPUPR Bontang, Much Cholis Edy Prabowo menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang dilakukan secara berkala. Tujuannya menjaga fungsi sungai dan sistem drainase agar tetap optimal, terutama saat curah hujan meningkat.
Tim Panbers sendiri menjadi salah satu program unggulan DPUPR Kota Bontang. “Tim ini dibentuk khusus untuk menjaga kebersihan, kelestarian, serta fungsi sungai dan drainase di berbagai wilayah kota,” jelas Cholis.
Melalui kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten, dia berharap kualitas lingkungan perkotaan semakin baik. Sungai yang bersih tidak hanya membuat kawasan terlihat nyaman, tetapi juga membantu mengurangi risiko genangan dan banjir.

Namun upaya itu tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Peran masyarakat tetap menjadi kunci.
Cholis Edy Prabowo juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke sungai, drainase, maupun saluran air. Kebiasaan sederhana membuang sampah pada tempatnya dinilai menjadi langkah paling efektif untuk menjaga aliran air tetap lancar.
“Sungai yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Sungai yang terawat adalah cerminan kepedulian bersama terhadap lingkungan dan masa depan kota yang lebih nyaman untuk ditinggali,” imbau Kepala DPUPR Bontang, Much Cholis Edy Prabowo. [RE/PUPR]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















