PEMERINTAH melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) Kutim memastikan, dua jemaah haji Kutim wafat saat menjalankan ibadah di Makkah akan mendapatkan haknya. Ahli waris kedua almarhum dipastikan menerima santunan asuransi haji sesuai regulasi berlaku.
Kepala Kemenhaj Kutim, Basmawati Sija, menyampaikan kepastian ini usai menghadiri penyambutan kepulangan jemaah haji di Masjid Agung Al Faruq, Bukit Pelangi, Senin (16/6/2026). Ia menegaskan, jemaah yang meninggal dunia karena sakit tetap mendapatkan perlindungan penuh dari pemerintah.
Basmawati menjelaskan, mekanisme pencairan asuransi ini mengacu pada aturan resmi pengelolaan haji Indonesia. Negara memberikan jaminan bagi jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi, baik karena faktor usia maupun kesehatan.
“Jemaah yang meninggal dunia karena sakit atau sebab biasa berhak memperoleh santunan asuransi sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang telah dibayarkan saat pelunasan,” kata Basmawati.
Pihak Kemenhaj Kutim kini tengah bergerak cepat. Mereka terus berkoordinasi dengan otoritas terkait agar proses administrasi dan klaim asuransi untuk ahli waris berjalan tanpa kendala birokrasi.
Berdasarkan data resmi, kedua jemaah yang wafat tersebut berasal dari dua kecamatan berbeda di Kutai Timur. Keduanya dilaporkan mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan serangan jantung.
Jemaah pertama adalah Haji Yusuf Hasan Kaco (65), warga Kecamatan Karangan. Almarhum meninggal dunia 17 Mei 2026 saat menjalani perawatan medis di German Hospital, Makkah.
Sementara jemaah kedua, Hajah Idae Bandung Nuheng (68), merupakan warga Kecamatan Sangatta Utara. Ia wafat pada 3 Juni 2026 di Rumah Sakit An-Nur, Makkah.
Meski terpisah jarak ribuan kilometer dari kampung halaman, Basmawati memastikan proses pemulasaraan jenazah kedua almarhum dilakukan dengan standar terbaik. Petugas haji Indonesia di Arab Saudi mengurus seluruh prosesi, mulai dari memandikan hingga pemakaman.
“Keduanya telah dimakamkan dengan layak di Makkah. Kami semua mendoakan agar mereka wafat dalam keadaan husnul khatimah,” tutur Basmawati. [RE]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami


















