RUMAH yang dulu rawan banjir kini berdiri lebih kokoh. Itulah perubahan yang dirasakan sejumlah warga di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) usai menerima bantuan program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Perubahan itu terlihat saat Wali Kota Bontang meninjau langsung lokasi di Jalan KS Tubun RT 29 dan Jalan Sultan Syahrir RT 18, Senin (4/5/2026).
Program RTLH ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bontang untuk mewujudkan target zero kawasan kumuh. Pada tahun anggaran 2025, sebanyak 19 warga menerima bantuan stimulan sebesar Rp50 juta per unit untuk perbaikan rumah.
Di antara penerima, rumah milik Kajab, Noor Sahibah, dan Saparli menjadi contoh nyata. Dari kondisi sebelumnya yang tidak layak, kini rumah mereka lebih nyaman dihuni.
Warga mengaku perubahan paling terasa saat hujan datang. Genangan yang dulu kerap masuk ke dalam rumah kini tidak lagi terjadi.
“Program ini bukan hanya memperbaiki fisik rumah, tetapi juga kualitas hidup masyarakat,” ujar Wali Kota.
Perbaikan hunian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan kawasan kumuh di perkotaan. RTLH juga diharapkan berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan warga.
Meski demikian, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar manfaat program tetap berkelanjutan.
Selain itu, Wali Kota juga mendorong peran aktif Ketua RT melalui program “Tengok Tetangga” guna memastikan kondisi warga terus terpantau. Masyarakat juga diajak menjaga kebersihan lingkungan melalui kerja bakti rutin yang dikoordinasikan kelurahan dalam program “Jumat Bersih”. [ADS/BTG]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















