• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Pulau Beras Basah Bontang Mulai Ditata, Pedagang Terpal Mulai Ditertibkan

Suriadi Said by Suriadi Said
13 April 2026 | 17:52
Reading Time: 2 mins read
0
Pulau Beras Basah Bontang Mulai Ditata, Pedagang Terpal Mulai Ditertibkan

Terpal-terpal yang berada di Pulau Beras Basah mulai ditertibkan satu per satu.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

IKON wisata bahari Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) itu sedang dibenahi. Pulau Beras Basah—yang selama ini menjadi wajah pariwisata Bontang—kini memasuki fase penataan. Pemerintah kota memulai dari yang paling terlihat: lapak-lapak terpal di sepanjang pantai.

Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Bontang resmi melayangkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada pedagang yang masih menggunakan terpal tidak tertata. Tenggat diberikan satu pekan.

PILIHAN REDAKSI

Status Pulau Beras Basah Bontang Menggantung, Awin: Jangan Jadi Penonton!

Status Pulau Beras Basah Bontang Menggantung, Awin: Jangan Jadi Penonton!

4 Juni 2026 | 22:33
Status Pulau Beras Basah Belum Jelas, Bontang Tunda Penarikan Retribusi Pulau Beras Basah dan Objek Wisata Bontang Siap Sambut Libur Panjang Lebaran Pulau Beras Basah Belum Siap Dipungut Retribusi, Pemkot Bontang Pilih Benahi Dulu

Status Pulau Beras Basah Belum Jelas, Bontang Tunda Penarikan Retribusi

16 Mei 2026 | 10:22

“Ini tahap awal. Kami beri kesempatan pedagang menertibkan sendiri,” kata Kepala Dispora-Ekraf Bontang, Eko Mashudi.

Langkah ini diambil bukan sekadar soal ketertiban. Pemerintah menilai keberadaan terpal yang semrawut mengganggu estetika kawasan sekaligus menurunkan kenyamanan pengunjung.

Padahal, Pulau Beras Basah selama ini dikenal sebagai destinasi unggulan—dengan pasir putih dan air laut jernih sebagai daya tarik utama. Ketika ruang wisata dipenuhi lapak tak tertata, pengalaman wisata ikut tergerus.

Penertiban juga menyasar pola aktivitas pedagang. Mereka diminta berjualan di area pujasera yang telah disiapkan, bukan menyebar di sepanjang garis pantai.

Praktik memaksa pengunjung menyewa terpal pun dilarang. “Wisata harus dikelola dengan baik. Kalau tertata, pengunjung betah,” tegas Eko Mashudi.

Pendekatan yang diambil bersifat bertahap. Jika SP1 tidak diindahkan, pemerintah akan melanjutkan ke SP2.

Eko Mashudi menekankan, langkah ini bukan semata penindakan. Ada upaya edukasi di dalamnya—mengubah pola pengelolaan wisata agar lebih berkelanjutan.

Logikanya sederhana: kawasan yang bersih dan tertata akan menarik lebih banyak wisatawan. Dampaknya, perputaran ekonomi juga meningkat. Dalam jangka panjang, pedagang justru menjadi pihak yang diuntungkan.

Selain penataan lapak, persoalan sampah juga masuk dalam agenda pembenahan. Pemerintah mempertimbangkan melibatkan pihak ketiga untuk mengelola sampah secara lebih profesional.

Di sisi lain, sebagian pedagang diketahui belum memiliki izin resmi. Penertiban ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong kepatuhan terhadap aturan.

Dispopar-Ekraf Bontang menyadari, pembenahan kawasan wisata tidak bisa dilakukan sendiri. Koordinasi lintas instansi tengah disiapkan untuk memastikan penataan berjalan efektif di lapangan.

Targetnya bukan hanya rapi secara visual, tetapi juga tertib secara sistem. Bagi Pemkot Bontang, penataan Pulau Beras Basah bukan pekerjaan jangka pendek. Ini adalah langkah awal menuju perubahan yang lebih besar.

“Harapannya, ini menjadi titik awal pembenahan menyeluruh. Pulau Beras Basah harus menjadi destinasi yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” kata Eko. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Beras basahDispoparekraf BontangPulau Beras Basah
Previous Post

Angka TBC Tinggi, Samarinda Bergerak Siapkan Perda Khusus

Next Post

Sabu 3,4 Kg Disita, 97 Orang Ditangkap di Samarinda Kurun 3 Bulan

BACA JUGA

Resmi Maju Calon Ketua HIPMI Bontang, Ini Program Unggulan Bos Bekesah.co

Resmi Maju Calon Ketua HIPMI Bontang, Ini Program Unggulan Bos Bekesah.co

23 Juni 2026 | 08:24
Ratusan Ribu Warga Kaltim Kena Hipertensi, Berpotensi Risiko Jantung

Ratusan Ribu Warga Kaltim Kena Hipertensi, Berpotensi Risiko Jantung

21 Juni 2026 | 08:20
1.200 Pasien Jantung Antre di RSUD Bontang, Mayoritas Luar Daerah

1.200 Pasien Jantung Antre di RSUD Bontang, Mayoritas Luar Daerah

20 Juni 2026 | 15:08
Menanti Nasib 6 Ribu Jiwa Dayak Wehea Kutim Raih Pengakuan Adat Tahun Ini

Menanti Nasib 6 Ribu Jiwa Dayak Wehea Kutim Raih Pengakuan Adat Tahun Ini

18 Juni 2026 | 18:32
Muslim Hijrah Fest Bontang: Gandeng Pembicara Dunia, Tantang Literasi Pemuda

Muslim Hijrah Fest Bontang: Gandeng Pembicara Dunia, Tantang Literasi Pemuda

18 Juni 2026 | 17:07
Berebut Waktu Selamatkan Karst Sangkulirang-Mangkalihat jadi Geopark Dunia

Berebut Waktu Selamatkan Karst Sangkulirang-Mangkalihat jadi Geopark Dunia

17 Juni 2026 | 20:57
Next Post
Sabu 3,4 Kg Disita, 97 Orang Ditangkap di Samarinda Kurun 3 Bulan

Sabu 3,4 Kg Disita, 97 Orang Ditangkap di Samarinda Kurun 3 Bulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker "Pelabuhan Tikus"

Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker “Pelabuhan Tikus”

18 Juni 2026 | 21:59
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00
Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

Dipelototi KPK, 19 Aset Lahan Pemkot Bontang Dikebut Sertifikasinya

19 Juni 2026 | 16:57
Korupsi Dishub Bontang: Tiga Terdakwa Dituntut 18 Bulan Penjara Respons Kepala Dishub Bontang Dua Anak Buahnya Tersandung Korupsi Bimtek

Korupsi Bimtek Dishub Bontang: Tiga Terdakwa Dituntut 18 Bulan Penjara

19 Juni 2026 | 23:56

Terbaru

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

Server SPMB Kaltim 2026 Sempat Down, Disdikbud Ungkap Penyebab Utamanya

26 Juni 2026 | 00:14
Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

Dugaan Pencemaran Udara dari Kilang Pertamina, DLH Balikpapan Uji Sampel Debu

25 Juni 2026 | 23:38
Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

Wali Kota Samarinda Hapus Rp90 M Anggaran Makan Minum: Dulu Kita Boros Banget!

25 Juni 2026 | 23:22
Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker Waspada! 200 Warga Balikpapan Terjangkit Suspek Campak

Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker

25 Juni 2026 | 22:45
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved