Pangkep, PRANALA.CO – Dari pelosok Desa Barabatu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, muncul sebuah kisah inspiratif yang menyentuh hati. Kepala Desa Haris, bersama jajaran perangkat desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), diam-diam telah menjalankan aksi kemanusiaan sejak awal 2023.
Bukan proyek besar dengan anggaran fantastis. Namun aksi ini lahir dari rasa empati dan solidaritas. Setiap kali menerima gaji, mereka menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu warga yang kurang mampu. Khususnya yang sedang mengalami sakit keras.
“Setiap gajian, kami patungan. Hasilnya kami belikan sembako dan langsung kami bagikan ke warga yang membutuhkan, terutama yang sedang sakit parah,” ungkap Haris saat menghubungi Pranala.co, Senin (21/4/2025).
Program yang diberi nama “Staf Desa Berbagi” ini bukan sekadar formalitas. Tidak ada sponsor besar, tidak ada panggung seremonial. Hanya ketulusan hati dan keinginan untuk memberi manfaat. Dalam setiap kali pembagian, sedikitnya 10 warga menerima paket sembako yang disiapkan langsung oleh tim desa.
Yang membuat program ini makin mengharukan adalah situasi keuangan para pelaksananya. Para staf desa tidak menerima gaji setiap bulan. Kadang dua bulan sekali, kadang bahkan hingga empat bulan baru turun gaji. Meski begitu, niat baik mereka tidak pernah padam.
“Kami gajian biasanya tiga atau empat bulan sekali, paling cepat dua bulan. Jadi kegiatan ini bisa dilakukan tiga sampai empat kali setahun,” jelas Haris.

“Ini inisiatif sendiri. Kami sudah komunikasikan ke jajaran kerja, dan mereka sepakat. Harapannya semoga gaji kami berkah dunia dan akhirat,” ucapnya.
Di tengah riuhnya program bantuan berskala nasional yang kerap kali tak tepat sasaran, gerakan lokal seperti ini justru menjadi oase. Barangkali sederhana, tapi dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Program “Staf Desa Berbagi” menjadi bukti bahwa kepedulian sosial bisa dimulai dari lingkup terkecil pemerintahan. Tak perlu menunggu anggaran besar atau proyek formal. Cukup hati yang ikhlas dan niat tulus untuk berbagi.
Semoga langkah kecil dari Desa Barabatu ini bisa menjadi inspirasi besar bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















