Bontang, PRANALA.CO — Musim penerimaan siswa baru di Kota Bontang, Kaltim tahun ini kembali bergulir. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang resmi mengumumkan skema Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 yang kali ini masih mengandalkan sistem zonasi berbasis jarak.
Ada yang berbeda? Tidak banyak. Jalur zonasi tetap berpijak pada radius jarak rumah ke sekolah — maksimal 400 meter. Data ini dipatok berdasarkan titik lokasi rumah calon siswa yang diambil melalui peta Google saat pendaftaran.
“Masih menggunakan radius kalau jalur domisili,” kata Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, Selasa (29/4/2025).
Untuk jenjang SD, pendaftaran tahap pertama dibuka mulai 2 hingga 5 Juni 2025. Pada tahap ini, yang digunakan adalah sistem radius. Kalau kuota masih tersisa, barulah mekanisme domisili kelurahan diberlakukan di tahap selanjutnya.
Saparuddin menjelaskan, pemilihan antara sistem radius atau domisili kelurahan merupakan kewenangan pemerintah daerah. Tak hanya jarak, untuk SD calon siswa juga wajib berusia minimal enam tahun saat pendaftaran.
Sama seperti tahun sebelumnya, Disdikbud Bontang sudah membagi peta wilayah domisili menjadi enam kawasan. Ini penting agar orangtua tidak salah memilih sekolah.
- Wilayah 1
Kelurahan: Bontang Kuala, Bontang Baru, Gunung Elai, Api-Api
Pilihan sekolah: SD 001, SD 002, SD 003, SD 006 Bontang Utara - Wilayah 2
Kelurahan: Bontang Baru, Api-Api, Tanjung Laut, Gunung Elai, Satimpo, Belimbing
Pilihan sekolah: SD 008, SD 010 Bontang Utara; SD 002 Bontang Selatan - Wilayah 3
Kelurahan: Loktuan, Guntung, Belimbing, Gunung Elai
Pilihan sekolah: SD 004, SD 005, SD 007, SD 009 Bontang Utara - Wilayah 4
Kelurahan: Tanjung Laut Indah, Api-Api, Bontang Kuala
Pilihan sekolah: SD 001, SD 009, SD 012, SD 013 Bontang Selatan - Wilayah 5
Kelurahan: Berebas Tengah, Berbas Pantai
Pilihan sekolah: SD 003, SD 005, SD 006, SD 010, SD 011 Bontang Selatan - Wilayah 6
Kelurahan: Bontang Barat, Bontang Lestari
Pilihan sekolah: SD 001, SD 002, SD 004 Bontang Barat
Bagaimana dengan jenjang SMP?
Jika di jalur domisili masih tersisa kuota, sisa bangku akan dialihkan ke jalur prestasi. Dengan begitu, siswa yang berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik tetap mendapat peluang yang adil.
Saparuddin berharap orang tua dan calon siswa memahami alur dan ketentuan pendaftaran agar tidak terjadi salah paham. “Terpenting, pastikan domisili dan usia calon siswa sudah sesuai dengan ketentuan,” pungkasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















Comments 1