MUSYAWARAH Kabupaten (Mukab) V Kamar Dagang dan Industri Kutai Timur (Kadin Kutim) yang sedianya digelar di Hotel Royal Victoria Sangatta, Rabu (6/5/2026), mendadak ditunda. Padahal, peserta dan panitia sudah bersiap menjalankan agenda pemilihan ketua baru organisasi pengusaha tersebut.
Penundaan terjadi setelah rapat tertutup yang melibatkan Steering Committee (SC), Kadin Provinsi Kalimantan Timur, Kadin Pusat, serta tiga calon ketua berlangsung alot dan berakhir tanpa kesepakatan. Situasi itu membuat tahapan Mukab tak bisa dilanjutkan sesuai jadwal.
“Karena dari tiga calon ini ada yang sepakat dan ada yang tidak, akhirnya tidak mencapai kesepakatan yang diinginkan baik dari Provinsi, Pusat, maupun SC,” kata anggota SC Mukab Kadin Kutim, Andi Agri, kepada wartawan di Sangatta, Rabu.
Belum dijelaskan secara rinci poin perbedaan yang memicu kebuntuan tersebut. Namun, proses diskusi disebut berlangsung cukup lama sebelum akhirnya diputuskan bahwa Mukab ditunda sampai ada koordinasi lanjutan dari Kadin Provinsi Kalimantan Timur.
“Kegiatan hari ini kita undur sampai ada keputusan koordinasi dari Provinsi. Waktunya kita belum tahu,” ujar Andi.
Penundaan ini memunculkan perhatian karena Mukab Kadin merupakan forum strategis yang menentukan arah kepemimpinan organisasi pengusaha di Kutai Timur. Selain memilih ketua baru, forum tersebut juga menjadi ruang konsolidasi pelaku usaha daerah di tengah berbagai isu investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah industri dan tambang itu.
Di tengah situasi yang memanas, SC memastikan tidak ada persoalan terkait status pencalonan. Ketiga peserta yang maju disebut sudah resmi ditetapkan sebagai calon ketua setelah lolos tahapan verifikasi dan validasi dalam pleno SC pada 4 Mei lalu.
“Ketiganya sudah ditetapkan menjadi calon, bukan bakal calon lagi. Jadi sudah tidak ada persoalan terkait pencalonan,” tegas Andi.
SC kini menyerahkan keputusan lanjutan kepada Kadin Provinsi Kalimantan Timur, termasuk kemungkinan pelaksanaan Mukab secara tatap muka maupun daring. Hingga Rabu sore, belum ada kepastian kapan forum tersebut kembali dijadwalkan. [HAF]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami













