Pranala.co, SAMARINDA – Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang sempat meresahkan warga.
Aksi para pelaku terjadi di Jalan HM Saleh Arsyad, Gang Mangga, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Rabu (8/10) dini hari sekira pukul 00.30 WITA.
Tiga pria berhasil diringkus. Mereka masing-masing berinisial MP (33), RP (31), dan MRA (32). Ketiganya punya peran berbeda dalam menjalankan aksi kejahatan itu.
Dua pelaku bertugas berkeliling mencari sasaran. Sementara satu lainnya berperan menggadaikan hasil curian. Sepeda motor hasil kejahatan itu dijual murah kepada pihak lain — hanya Rp200 ribu.
“Uangnya dibagi rata untuk kebutuhan pribadi,” ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Samarinda Kota AKP Kadiyo, Kamis (9/10).
Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Genio warna hitam-coklat dengan nomor polisi KT 6470 BAN. Turut diamankan pula STNK dan fotokopi BPKB kendaraan tersebut.
Selain itu, polisi juga menyita satu unit sepeda motor Honda Scoopy merah yang digunakan pelaku saat beraksi. Ketiganya kini telah diamankan di Mapolsek Samarinda Kota untuk proses hukum lebih lanjut.
AKP Kadiyo menyampaikan apresiasi kepada tim Reskrim atas kecepatan dan ketepatan dalam pengungkapan kasus ini.
“Keberhasilan ini hasil kerja sama dan komitmen seluruh jajaran Polsek Samarinda Kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKP Kadiyo.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak memberi celah bagi pelaku kejahatan. “Pastikan kendaraan terkunci ganda saat diparkir, terutama di malam hari,” pesannya.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi pencurian kendaraan bermotor di Samarinda. Polisi mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, terutama di kawasan pemukiman padat dan minim penerangan.
“Warga juga bisa segera melapor ke polisi jika melihat gerak-gerik mencurigakan di sekitar rumah,” tambah AKP Kadiyo.
Dengan tertangkapnya tiga pelaku ini, polisi berharap situasi kamtibmas di Samarinda tetap aman dan kondusif, serta menjadi efek jera bagi pelaku kejahatan jalanan lainnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










