Pranala.co, BALIKPAPAN – Pemangkasan anggaran pusat bukan halangan bagi Pemkot Balikpapan. Sejumlah langkah efisiensi telah disiapkan demi menjaga keberlanjutan program prioritas.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan kegiatan seremonial dan belanja yang tidak mendesak akan dikurangi.
“Jadi kalau pun terimbas, kami sudah siap. Kegiatan seremonial akan dihilangkan,” jelasnya, Jumat (12/9).
Termasuk kegiatan yang bukan prioritas akan ditekan. Ia juga memastikan, sejumlah program penting tidak akan tersentuh efisiensi.
Misalnya, bantuan iuran BPJS gratis, seragam sekolah gratis, hingga penanganan banjir. Mungkin, kata dia, volumenya berkurang, tapi kegiatannya tetap akan berjalan.
Kendati demikian, Bagus belum bisa memastikan besaran pengurangan anggaran. Karena saat ini, dinamika di tingkat pusat masih terjadi.
Maka dari itu, kemungkinan masih bisa membawa kabar baik bagi kota Balikpapan. Selain soal efisiensi, Bagus juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Pemkot Balikpapan kini menyediakan akses nota keuangan yang bisa diunduh masyarakat melalui barcode.
“Silakan masyarakat memantau, bahkan memberi masukan secara konstruktif dalam uji publik nanti,” tutur Bagus.
Lebih lanjut, Bagus menambahkan, untuk seluruh 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Balikpapan kini telah memiliki website resmi sebagai bagian dari pengembangan smart city.
“Semoga saja keterbukaan ini juga bisa mendatangkan prestasi positif bagi Pemkot Balikpapan,” tutup Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami














