• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juni 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Mayoritas Pekerja Luar Daerah, PHK Tambang Berpotensi Tekan Ekonomi Bontang

Suriadi Said by Suriadi Said
27 April 2026 | 23:15
Reading Time: 2 mins read
0
Mayoritas Pekerja Luar Daerah, PHK Tambang Berpotensi Tekan Ekonomi Bontang

Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMUTUSAN hubungan kerja (PHK) terhadap 102 pekerja tambang di Bontang tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi memengaruhi dinamika ekonomi kota yang selama ini bergantung pada sektor industri.

Dari total pekerja terdampak, hanya dua orang merupakan warga Bontang. Sebanyak 100 lainnya berasal dari luar daerah, namun selama ini tinggal dan beraktivitas ekonomi di kota tersebut.

PILIHAN REDAKSI

Kutim Sumbang PNBP Rp9 Triliun, Minta ESDM Kembalikan Kuota Batu Bara 26 Juta Ton

Kutim Sumbang PNBP Rp9 Triliun, Minta ESDM Kembalikan Kuota Batu Bara 26 Juta Ton

23 Juni 2026 | 23:29
Kutim Terancam Badai PHK Tambang, Bupati Siap 'Melawan' ke Jakarta Pekan Depan

Kutim Terancam Badai PHK Tambang, Bupati Siap ‘Melawan’ ke Jakarta Pekan Depan

19 Juni 2026 | 15:33

Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim, memperkirakan sebagian besar pekerja tidak langsung meninggalkan kota, melainkan tetap bertahan untuk mencari peluang kerja baru.

“Walaupun dari luar daerah, mereka kemungkinan tetap tinggal di Bontang,” ujarnya.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan persaingan kerja di sektor lain, sekaligus memberi tekanan tambahan terhadap pasar tenaga kerja lokal

Dia melanjutkan, Pemkot Bontang menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, termasuk pelatihan keterampilan kerja. Namun, keterbatasan anggaran membuat kuota peserta masih terbatas.

Selain itu, pekerja terdampak juga diarahkan memanfaatkan program Kredit Bontang Kreatif (KBK) untuk memulai usaha mandiri.

Upaya ini diharapkan menjadi alternatif bagi pekerja yang sulit kembali ke sektor tambang dalam waktu dekat.

Kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang menjadi acuan produksi tahunan perusahaan tambang secara langsung menentukan volume kerja di lapangan. Saat kuota diturunkan, perusahaan menyesuaikan operasional, termasuk jumlah tenaga kerja.

Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim, bilang PHK tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi perusahaan. “Produksi dikurangi, sehingga kebutuhan tenaga kerja ikut disesuaikan,” ujarnya.

PHK dilakukan PT Pama Persada Nusantara. Selain karena penurunan produksi, faktor evaluasi kinerja pekerja juga menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Namun, ke depan, skema pengurangan tenaga kerja diperkirakan tidak selalu melalui PHK. Perusahaan disebut akan lebih banyak melakukan relokasi atau mutasi ke wilayah operasional lain yang masih aktif.

“Pengurangan kemungkinan tetap ada, tetapi dalam bentuk pemindahan ke daerah yang masih membutuhkan tenaga kerja,” kata Asdar. [DIAS/FR]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pekerja TambangTambang Batu Bara
Previous Post

Kalender Mei 2026: Enam Tanggal Merah dan Libur Panjang Menanti

Next Post

Tersedu di Ruang Sidang, Dayang Donna Dituntut 6 Tahun 10 Bulan dalam Kasus Suap Tambang

BACA JUGA

Ithaca Resources Susun Program Warga Sejak Awal, Bupati Kutim Angkat Jempol

Ithaca Resources Susun Program Warga Sejak Awal, Bupati Kutim Angkat Jempol

24 Juni 2026 | 22:58
Otban Balikpapan Sulap Aset Mangkrak jadi Bisnis, Dari Padel hingga Coffee Shop

Otban Balikpapan Sulap Aset Mangkrak jadi Bisnis, Dari Padel hingga Coffee Shop

24 Juni 2026 | 22:05
Kutim Sumbang PNBP Rp9 Triliun, Minta ESDM Kembalikan Kuota Batu Bara 26 Juta Ton

Kutim Sumbang PNBP Rp9 Triliun, Minta ESDM Kembalikan Kuota Batu Bara 26 Juta Ton

23 Juni 2026 | 23:29
Target PAD Balikpapan Rp1,3 T Baru 40 Persen, Bisnis Hotel dan Properti Lesu

Target PAD Balikpapan Rp1,3 T Baru 40 Persen, Bisnis Hotel dan Properti Lesu

23 Juni 2026 | 08:59
Benarkah Takaran BBM SPBU di Bontang Sesuai?

Benarkah Takaran BBM SPBU di Bontang Sesuai?

20 Juni 2026 | 18:52
Jatah Pertalite Balikpapan 51 Ribu KL, Kini Dijaga Satgas Khusus

Jatah Pertalite Balikpapan 51 Ribu KL, Kini Dijaga Satgas Khusus

19 Juni 2026 | 23:17
Next Post
Tersedu di Ruang Sidang, Dayang Donna Dituntut 6 Tahun 10 Bulan dalam Kasus Suap Tambang

Tersedu di Ruang Sidang, Dayang Donna Dituntut 6 Tahun 10 Bulan dalam Kasus Suap Tambang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Mutasi Polres Kutim, 5 Jabatan Kasat hingga Kapolsek Resmi Bergeser

Mutasi Polres Kutim, 5 Jabatan Kasat hingga Kapolsek Resmi Bergeser

18 Juni 2026 | 22:39
Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker "Pelabuhan Tikus"

Baru Menjabat, Kepala KSOP Bontang Langsung Keker “Pelabuhan Tikus”

18 Juni 2026 | 21:59
Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Hemat BBM dan Makan Minum, ASN Kaltim Bakal Lebih Sering WFA Semester Depan

Hemat BBM dan Makan Minum, ASN Kaltim Bakal Lebih Sering WFA Semester Depan

16 Juni 2026 | 13:52
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00

Terbaru

Ithaca Resources Susun Program Warga Sejak Awal, Bupati Kutim Angkat Jempol

Ithaca Resources Susun Program Warga Sejak Awal, Bupati Kutim Angkat Jempol

24 Juni 2026 | 22:58
Silpa Balikpapan Rp479 Miliar, Pemkot Janjikan untuk Banjir hingga Sekolah Balikpapan Terdampak Pemangkasan Rp440 Miliar, Penanganan Banjir 2026 Secara Bertahap Hujan Lebat Rendam Balikpapan, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob

Silpa Balikpapan Rp479 Miliar, Pemkot Janjikan untuk Banjir hingga Sekolah

24 Juni 2026 | 22:49
Nelayan Pulau Miang Kutim Resah, Dugaan Pencemaran Laut Muncul di Sekitar Jeti CPO

Nelayan Pulau Miang Kutim Resah, Dugaan Pencemaran Laut Muncul di Sekitar Jeti CPO

24 Juni 2026 | 22:35
Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

24 Juni 2026 | 22:15
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved