Kutim Perpanjang Masa Belajar di Rumah sampai 20 April

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Roma Malau.

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memperpanjang masa pembelajaran di rumah, hingga 20 April mendatang. Sebelumnya hanya sampai akhir Maret 2020. Ini ditegaskan lewat surat Surat Edaran  Nomor 0542/966/Disdik-Kadis/III/2020 per 26 Maret 2020.

Surat edaran yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Roma Malau ini berlaku mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh Kutim. Selain itu, pemantauan pelaksanaan pembelajaran oleh guru dengan teknologi informasi, tetap dilakukan di rumah masing-masing atau Work From Home (WFH).

“Kewenangan kami hanya sampai SMP saja. SMA/sederajat kewenangan Pemprov,” tambahnya.

Selain memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa, Roma juga meminta agar guru tetap berada di rumah dan tidak harus datang ke sekolah. Serta terus memantau proses belajar mengajar jarak jauh melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pemantauan dilakukan secara berjenjang oleh guru, wali kelas, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Sekolah hingga Pengawas Sekolah.

Roma bilang, guru tetap memantau dan bahkan melakukan proses pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pemantauan dan pelaksanaan pembelajaran oleh guru dengan teknologi informasi, dapat dilakukan di rumah masing-masing atau Work From Home (WFH).

“Karenanya guru tidak perlu ke sekolah sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut. Sementara absensi guru dan tenaga pendidikan tetap dilakukan sesuai jam kerja dengan menggunakan system online (WA/SMS),” terang Roma.

Disdik Kutim juga menunda untuk sementara waktu semua kegiatan yang sebelumnya sudah terjadwal, mulai kegiatan sejumlah lomba dan kegiatan kesiswaan lainnya. Termasuk kegiatan penilaian atau asesmen yang disesuaikan dengan surat edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran COVID-19 dan teknisnya akan diatur melalui edaran Kepala Disdik Kutim. 

Sebelumnya, sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Roma Malau juga telah mengeluarkan instruksi yang ditujukan kepada Kepala UPT Pendidikan, Ketua Yayasan, Pengawas, Pengelola PNFI, Kepala TK/PAUD, Kepala SD , Kepala SMP, Kepala SMA/SMK dan Dewan Guru TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK Negeri dan Swasta di Kutim untuk segera memberitahukan kepada Orang tua/ wali murid, agar melarang putra dan putrinya untuk bermain di luar rumah. Kemudian tidak melakukan kegiatan-kegiatan di luar rumah bersama putra dan putri mereka karena sangat rentan tertular COVID-19.

Namun tidak melarang bepergian keluar rumah jika terdapat kepentingan yang sifatnya sangat urgen dan mendesak. Selain itu dianjurkan untuk menjalani pola hidup sehat dan selalu mencuci tangan pakai sabun setelah keluar rumah serta mengganti pakaian yang dikenakan. ***

Pos terkait