KONTINGEN Kutai Timur (Kutim) mulai memetakan cabang olahraga yang berpotensi menjadi lumbung medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi VIII Kalimantan Timur (Porprov Kaltim) 2026 di Paser. Hapkido dan aeromodeling menjadi dua cabang yang paling disorot karena memiliki banyak nomor pertandingan.
Strategi itu muncul dalam rapat koordinasi KONI Kutim bersama pemerintah daerah dan pengurus cabang olahraga, Selasa (19/5/2026). Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan peningkatan peringkat daerah sangat bergantung pada kemampuan mendulang emas dari cabang-cabang tertentu.
“Target kita adalah menyerang supaya bisa mendapatkan emas sebanyak-banyaknya. Karena kalau emas berbeda, maka itu yang menentukan peringkat,” kata Mahyunadi.
Ia menyebut hapkido memiliki lebih dari 50 nomor medali yang diperebutkan. Aeromodeling juga dinilai memiliki peluang besar menyumbang emas jika dipersiapkan secara maksimal sejak sekarang.
“Hapkido itu lebih dari 50 medali, aeromodeling juga banyak. Ini harus kita genjot,” ujarnya.
Meski demikian, Mahyunadi menegaskan cabang olahraga populer tetap mendapat perhatian. Sepak bola, misalnya, dianggap memiliki nilai hiburan dan dukungan publik yang besar bagi kontingen daerah.
Di sisi lain, KONI Kutim mulai menginventarisasi kebutuhan tiap cabang olahraga. Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan mengatakan data dari 24 cabang olahraga telah dihimpun dan proses pendataan masih berlangsung.
“Hari ini kita fokuskan pembahasan dengan 36 cabor agar kebutuhan mereka lebih cepat dipetakan,” kata Basuki.
Ketua KONI Kutim Rudi Hartono menambahkan, sisa waktu lima hingga enam bulan ke depan harus dimanfaatkan untuk memperkuat training center dan strategi pertandingan. Menurut dia, peluang medali emas masih bisa ditingkatkan jika pembinaan dilakukan lebih fokus dan terukur. [RIL]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















