Pranala.co, SAMARINDA — Upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menunjukkan hasil nyata. Hingga November 2025, ratusan pelaku usaha berhasil mengakses pembiayaan formal.
Melalui platform KURKaltim.com, pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang difasilitasi mencapai Rp67,95 miliar. Dana tersebut disalurkan kepada 713 debitur di berbagai daerah.
Capaian ini tidak berdiri sendiri. Sinergi lintas lembaga menjadi kunci. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara berkolaborasi dengan Bank Indonesia Kalimantan Timur serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Kepala OJK Kaltim dan Kaltara, Parjiman, menyebut Kalimantan Timur memiliki 11 TPAKD aktif. Satu di tingkat provinsi. Sepuluh lainnya di kabupaten dan kota.
“Program unggulan TPAKD Provinsi Kalimantan Timur saat ini adalah KURKaltim.com,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (22/12/2025).
Di tingkat kabupaten, kinerja penyaluran pembiayaan juga mencatat hasil signifikan. TPAKD Kabupaten Kutai Kartanegara, melalui skema Kredit Kaltim Idaman (KKI), menyalurkan Rp38,50 miliar.
Dana tersebut menjangkau 1.853 debitur. Sektornya beragam. Mulai dari pertanian, perikanan, pengolahan, hingga perdagangan dan jasa.
Sementara itu, TPAKD Kota Samarinda mengandalkan program Kredit Berusaha, Beruntung, Berkah atau Bertuah. Hingga kini, pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp12,71 miliar kepada 604 pelaku usaha produktif.
Kontribusi juga datang dari Kota Bontang. Melalui program Kredit Bontang Kreatif, pembiayaan sebesar Rp1,4 miliar telah disalurkan kepada 105 pengusaha lokal.
Program ini resmi diluncurkan pada 18 Juni 2025. Sejak itu, minat pelaku usaha terus tumbuh.
Parjiman yang akrab disapa Jimmy menyebut, penguatan akses keuangan tidak hanya soal pembiayaan. Literasi dan edukasi menjadi fondasi penting.
Untuk itu, OJK bersama BI Kalimantan Timur dan TPAKD menghadirkan program BIMA ETAM. Program ini memadukan business matching, edukasi, dan literasi keuangan bagi UMKM.
Hingga kini, BIMA ETAM telah digelar dalam sembilan seri kegiatan. Lokasinya tersebar di lima wilayah. Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Berau, Kutai Kartanegara, dan Kutai Barat.
Puncak antusiasme terlihat pada seri kesembilan. Kegiatan berlangsung 30 November 2025 di Samarinda Convention Hall. Digelar bersamaan dengan Kaltim Paradise of The East Summer Fest.
Hasilnya cukup signifikan. Sebanyak 256 debitur berhasil memperoleh pembiayaan. Total plafon yang terealisasi mencapai Rp16,87 miliar.
Pemerintah berharap, berbagai skema pembiayaan ini mampu memperkuat UMKM daerah. Akses keuangan yang semakin terbuka diharapkan mendorong pertumbuhan usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi Kalimantan Timur secara berkelanjutan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















